www.kapurnews.com
 
Pasangan Selingkuh, Mengapa Wanita Selalu Salahkan Pelakor?
Senin, 30-04-2018 - 10:23:17 WIB
Ilustrasi
TERKAIT:
 
  • Pasangan Selingkuh, Mengapa Wanita Selalu Salahkan Pelakor?
  •  

    KapurNews.com - Akhir-akhir ini, kata 'pelakor' kerap mencuat dalam diskusi publik, termasuk di media sosial. 'Pelakor' atau singkatan dari 'perebut laki orang' kerap dijadikan pihak yang disalahkan ketika sebuah rumah tangga retak.

    Bahkan, beberapa video menyebar di mana istri melabrak pelakor dengan cara mereka masing-masing. Salah satu video yang kemudian sangat tenar adalah istri menyawer sahabat wanitanya karena dia tuding sebagai 'pelakor.'

    Ya, ini menjadi sebuah fakta menarik. Ketika seorang pria selingkuh, pasangan wanitanya atau istri akan cenderung lebih menyalahkan wanita idaman lain (WIL) si suami.

    Jika Anda pernah mengalami hal yang sama, pernahkah bertanya-tanya alasannya? Dilansir dari yourtango.com, berikut ini adalah beberapa alasan mengapa wanita cenderung menyalahkan wanita lain saat pasangannya selingkuh. Penasaran?

    Anda menganggap hubungan seperti properti
    Banyak orang terbiasa menggunakan bahasa properti dan kepemilikan ketika berbicara tentang hubungan. Anda mungkin juga secara tidak sadar sering berbicara seolah-olah bahwa pasangan adalah sesuatu yang patut dimenangkan.

    Realitanya, hubungan cinta jelas berbeda. Setiap hubungan selalu menjadi pilihan, untuk tetap terhubung atau tidak.

    Setiap hari Anda memiliki pilihan untuk jujur, dan peduli kepada pasangan atau bersikap acuh dan fokus pada diri sendiri. Inilah mengapa ketika berbicara tentang selingkuh, Anda cenderung membiarkan pasangan bebas dari pilihan yang ia buat.

    Terkadang, lebih sehat membiarkan hubungan tersebut berakhir, jika memang sudah tidak berjalan dengan baik. Atau Anda bisa memberikan pasangan dorongan tanggung jawab yang lebih besar untuk tidak selingkuh, daripada berfokus pada orang lain yang tidak memiliki komitmen apapun.

    Gangguan dan godaan
    Ada sejarah panjang mengapa wanita dianggap sebagai penggoda yang berbahaya dan memiliki kendali. Jika wanita datang kepada seorang pria, pria ini tidak memiliki pilihan selain menjadi mangsa.

    Konsep yang sama mengatakan bahwa seorang wanita minta digoda ketika berpakaian dengan seksi. Sisi lainnya adalah kaum pria cenderung tidak mampu mengendalikan dorongan seksual mereka.

    Yang benar, pria memiliki kemampuan untuk membuat keputusan tentang siapa yang akan dikencaninya atau tidak. Seorang pria memiliki kemampuan untuk menolak wanita yang datang kepadanya dan memilih untuk setia menjalani hubungan cinta dengan pasangannya.

    Ketika Anda terbiasa memperlakukan pasangan seolah-olah dirinya harus terus bertanggung jawab untuk setia, ini adalah perilaku mengontrol. Pria yang dikontrol biasanya akan mencari kekuatan di luar diri Anda untuk melindungi dirinya.

    Maka, sebaiknya percayalah bahwa pasangan adalah sosok yang bisa bertanggung jawab untuk tetap setia. Ini akan membuatnya lebih memilih Anda dan hubungan yang telah terjalin sebelumnya daripada orang baru.

    Mencari cara untuk mengurangi rasa sakit hati
    Ketika menghadapi kasus selingkuh, akan lebih mudah berpikir bahwa ada orang lain yang menggoda pasangan, daripada pasangan yang memang memilih untuk meninggalkan Anda. Selain itu, lebih mudah untuk merasa marah pada orang yang tidak Anda kenal, bukan?

    Rasa sakit yang dihindari ini akan membuat pusat kemarahan tertuju pada wanita lain. Bertanya-tanya apakah diri Anda sendiri sudah cukup baik bagi pasangan memang menyakitkan.

    Faktanya, ketika Anda menyalahkan wanita lain, pola pikir yang sama terus berulang, gagasan bahwa wanita harus bertanggung jawab mengelola seksualitas pasangan mereka, dan bahwa hubungan hanya bisa berjalan baik ketika ada usaha untuk mengontrol pasangan. Pola pikir ini mengarah pada sebuah hubungan cinta yang salah.

    Sumber:Liputan6.com/merdeka.com




     
    Berita Lainnya :
  • Pasangan Selingkuh, Mengapa Wanita Selalu Salahkan Pelakor?
  •  
    Komentar Anda :

     
     
    PILIHAN EDITOR
    Dibuka Romi, 140 Peserta Perebutkan Tropi Andi Putra
    Buka FKI 2017, Ini yang Disampaikan Bupati Wardan Dihadapan Lebih dari 20.000 Masyarakat
    Ini Cerita Rana Hauna Hafizhah Pembawa Baki Bendera Merah Putih
    Mantap! Siswi MIN Pangean Raih Emas Diajang Aksioma Tingkat Nasional
    Muhammad Bakri Ikuti Seleksi Pilar-Pilar Sosial Tingkat Nasional
     
     
    INDEKS BERITA
    1 3 Bendahara Bapenda Riau Ditahan, Rekan Kerja Menyaksikan dengan Isak Tangis
    2 Para Suami Jangan Santai, Waspada Tanda-Tanda Istri Mulai Bosan
    3 Umat Muslim Haram Gunakan Atribut Non-Islam
    4 45 Warga Mandah Inhil Keracunan Usai Makan di Pesta Pernikahan
    5 IPRY Siap Jadi Duta Pariwisata dan Budaya Kuansing
    6 Hasil Evaluasi, Ini Realisasi Fisik dan Keuangan Pemkab Bengkalis Tahun 2017
    7 Duh! Situs Diskominfotik Bengkalis Diretas
    8 Bertemu dengan Kadis Dipersip, Mahasiswa Kuansing di Jogya Dukung Gerakan Ayo Membaca
    9 Seperti Ini Gambaran 2 Fly Over yang Akan Dibangun di Pekanbaru
    10 Mantap!, Bupati Mursini Sebut Kuansing Siap Jadi Tuan Rumah Porprov Riau
     
    Galeri Foto | Advertorial | Indeks
    Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Tentang Kami | Info Iklan
    © 2017 PT. KAPUR MEDIA INDONESIA, All Rights Reserved