www.kapurnews.com
 
Ini Bahayanya Menggunakan Minyak Jelantah
Senin, 12-03-2018 - 13:30:36 WIB
Minyak jelantah
TERKAIT:
 
  • Ini Bahayanya Menggunakan Minyak Jelantah
  •  

    KapurNews.com - Setelah menggoreng atau memasak bahan makanan dengan olahan yang digoreng biasanya Anda akan menyimpan dan menggunakannya kembali bukan? Atau pernah melihat minyak pedagang gorengan yang berwarna hitam? Jika iya, hal tersebut tidak baik untuk kesehatan dan akan menimbulkan bahaya bagi tubuh. Kenapa? Karena dalam minyak tersebut ada kandungan senyawa organik berbahaya.

    Ketika menggoreng dalam suhu tinggi atau panas maka minyak akan mulai mengoksidasi. Dikarenakan adanya proses ini maka menghasilkan radikal bebas. Zat ini sangat berhubungan langsung dengan masalah kesehatan mulai dari penyakit jantung, stroke, Alzheimer hingga kanker. Dan ketika Anda masih menggunakan minyak yang sama ketika menggoreng maka jumlah radikal bebas akan sangat membahayakan tubuh Anda.

    Selain radikal bebas, kandungan zat lain seperti Aldehydes atau aldehid yang merupakan senyawa organik ketika proses pemanasan minyak kembali pada suhu tinggi mengakibatkan peningkatan racun yang kemudian menimbulkan risiko terkena penyakit seperti diabetes, hipertensi, liver, dan neurodegeneratif atau kerusakan pada sel otak dan sumsum tulang belakang khususnya saraf motorik.

    Beberapa jenis minyak goreng ada juga yang rusak ketika dipanaskan, namun yang lainnya masih dalam kondisi stabil bahkan di suhu yang sangat tinggi. Sebagai contohnya minyak kanola dan zaitun yang dapat dipanaskan pada suhu tinggi.

    Terlepas dari itu semua, apakah kita masih bisa menggunakan minyak bekas gorengan secara berulang? Ini dapat ditentukan dari beberapa faktor tergantung dari jenis minyak dan suhu serta waktu setelah penyimpanan.

    Namun jika Anda masih ingin menggunakannnya saringlah sebelum menyimpannya. Menyaring memang dapat menjernihkan warnanya tetapi kandungannya tetap rusak dan berbahaya untuk tubuh. Apalagi jika warnanya telah berubah menjadi hitam kecoklatan dan berbau, itu menandakan adanya senyawa organik berbahaya, jadi langsung dibuang saja.

    Jadi ketika hendak menggoreng sebaiknya gunakanlah minyak baru yang terbebas dari kandungan zat berbahaya. Selain itu penggunaan minyak bekas akan menimbulkan reaksi kimia dan dapat mempengaruhi cita rasa makanan. Demikian dilansir dari Thehealthorange Senin 12 Maret 2018. (*)

    Okezone




     
    Berita Lainnya :
  • Ini Bahayanya Menggunakan Minyak Jelantah
  •  
    Komentar Anda :

     
     
    PILIHAN EDITOR
    Dibuka Romi, 140 Peserta Perebutkan Tropi Andi Putra
    Buka FKI 2017, Ini yang Disampaikan Bupati Wardan Dihadapan Lebih dari 20.000 Masyarakat
    Ini Cerita Rana Hauna Hafizhah Pembawa Baki Bendera Merah Putih
    Mantap! Siswi MIN Pangean Raih Emas Diajang Aksioma Tingkat Nasional
    Muhammad Bakri Ikuti Seleksi Pilar-Pilar Sosial Tingkat Nasional
     
     
    INDEKS BERITA
    1 3 Bendahara Bapenda Riau Ditahan, Rekan Kerja Menyaksikan dengan Isak Tangis
    2 Para Suami Jangan Santai, Waspada Tanda-Tanda Istri Mulai Bosan
    3 45 Warga Mandah Inhil Keracunan Usai Makan di Pesta Pernikahan
    4 Umat Muslim Haram Gunakan Atribut Non-Islam
    5 IPRY Siap Jadi Duta Pariwisata dan Budaya Kuansing
    6 Hasil Evaluasi, Ini Realisasi Fisik dan Keuangan Pemkab Bengkalis Tahun 2017
    7 Bertemu dengan Kadis Dipersip, Mahasiswa Kuansing di Jogya Dukung Gerakan Ayo Membaca
    8 Duh! Situs Diskominfotik Bengkalis Diretas
    9 Mantap!, Bupati Mursini Sebut Kuansing Siap Jadi Tuan Rumah Porprov Riau
    10 Warga Kota Tengah Rohul Keluhkan Kondisi Jalan yang Rusak Menahun
     
    Galeri Foto | Advertorial | Indeks
    Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Tentang Kami | Info Iklan
    © 2017 PT. KAPUR MEDIA INDONESIA, All Rights Reserved