www.kapurnews.com
 
Jangan Ucapkan Kalimat Ini Kepada yang Tersayang
Sabtu, 03-02-2018 - 15:15:33 WIB
Ilustrasi
TERKAIT:
 
  • Jangan Ucapkan Kalimat Ini Kepada yang Tersayang
  •  

    KapurNews.com - Kesalahan berkomunikasi sering terjadi dalam berbagai hubungan, apakah itu hubungan suami istri, pasangan kekasih, ayah anak, ibu anak, atau menantu mertua. Pemilihan kalimat sangat penting dan bisa memengaruhi kelanjutan hubungan.

    ROLers, hindari mengucapkan sembilan frase kalimat berikut kepada orang-orang yang Anda sayang, dilansir dari Reader's Digest, Sabtu 3 Februari 2018.

    - Aku membencimu.
    Ada banyak alasan ikatan ibu dan anak begitu istimewa. Anda mungkin marah dan enggan melihat wajah ibu sendiri, tapi jangan pernah mengatakan Anda membencinya.

    Konselor klinis profesional berlisensi, Kristie Overstreet mengatakan jika tiga kata ini adalah kalimat terakhir yang Anda ungkapkan pada ibu, Anda akan sulit memaafkan diri sendiri.

    "Anda tak akan pernah tahu kapan terakhir kali Anda berbicara dan melihat ibu Anda. Gigit lidah Anda, atau tarik napas dalam-dalam jika terlintas ingin mengucapkan kalimat ini. Tiga kata ini hanya akan menghantui sisa hidup Anda," kata Overstreet.

    - Ibu sudah pernah bilang ini sebelumnya
    Konselor hubungan dan penulis, Stacey Laura Lloyd menyebutkan dengan mengatakan hal demikian pada ibu Anda, Anda akan tampak kasar dan tidak sopan, bahkan menyiratkan ibu Anda bermasalah dengan ingatan. Alhasil, Anda jangan kaget jika ibu menanggapi dengan kasar, marah, atau ketus.

    "Kita semua pernah mengatakan hal sama lebih dari sekali. Tapi, jangan kehilangan kesabaran Anda saat ibu Anda melakukannya. Sebagai gantinya, cobalah menenangkannya atau berpura-pura Anda baru kali itu mendengarnya," kata Lloyd.

    - Ayah pasti tak sabar mau kerja lagi
    Kalimat di atas menyiratkan Anda menilai ayah Anda lebih nyaman di kantor dari pada dengan anak cucunya. Ayah Anda pastinya lebih suka menghabiskan waktu dengan keluarga dan bermanja-manja dengan anak cucunya. Akan tetapi, harga diri dan ego pria didorong oleh kesuksesan kariernya.

    Pakar kencan online yang juga CEO Cyber-Dating Expert, Julie Spira mengatakan mayoritas pria memang sulit menyeimbangkan kehidupan karier dan keluarganya. Cobalah untuk tidak membuat ayah Anda merasa bersalah karena waktunya lebih banyak untuk pekerjaan ketimbang keluarga.

    "Saya yakin pria manapun pada dasarnya lebih suka bermain lego ketimbang memproses laporan keuangan di kantor. Sebagai gantinya, katakan pada ayah Anda betapa senangnya Anda bisa bersamanya walau sebentar," kata Spira.

    - Coba panggil ibu dan tanya pendapatnya
    Seorang ayah bisa membuat keputusan untuk keluarga sendiri. Ada kalanya ayah yang memutuskan, dan lain waktu ibu yang melakukannya. Ketika ayah ragu, jangan buru-buru menyerahkan keputusan akhir pada ibu.

    "Jika dia (ayah) ingin memanggil ibu Anda atau istrinya untuk menanyakan sereal apa yang sebaiknya dibeli di supermarket, dia pasti akan melakukannya. Jika tidak, biarkan dia memutuskan. Jangan membuat ayah merasa tak bisa mengambil keputusan untuk hal kecil seperti itu," kata Spira.

    Pakar hubungan dan penulis 8 Steps to a Sizzling Marriage, Gilda Carle mengatakan membiarkan ayah mengambil keputusan ketika dia menawarkan bantuan menunjukkan bahwa Anda menghormatinya sebagai orang tua. Ini juga menghilangkan tekanan bagi ibu yang seolah selalu memikirkan seluruh aspek dalam keluarga.

    - Putra/ putri ibu lebih suka yang ini (seperti ini)
    Banyak wanita yang sudah menikah mengakui hubungannya dengan ibu mertua kurang harmonis. Itulah mengapa Anda harus mempertimbangkan ucapan Anda ketika berkomunikasi dengan ibu atau ayah mertua.

    "Memberi tahu seorang ibu misalnya bahwa anaknya lebih menyukai ayam buatan istrinya bagaimana pun bak menyiram air panas. Ibu dan anak memiliki ikatan sangat kuat. Kata-kata itu seolah membuktikan hubungan Anda dengan suami Anda lebih baik, ketimbang hubungan suami Anda dengan ibunya. Ini akan menyakiti perasaan si ibu dan menuai kebencian antara menantu dan mertua," kata penulis blog Mamma Italia, Francesca Di Meglio.

    - Kamu tak pernah mau tahu bagaimana kabarku (untuk pasangan)
    Cobalah untuk tidak berbicara secara absolut. Kalimat, seperti "Kamu selalu terlambat," atau "Kamu tak pernah bilang saya cantik" itu sangat menyakitkan hati pasangan. Pakar hubungan, Andrea Syrtash mengatakan ungkapan itu membuat pasangan Anda berpikir dia tak pernah serius dengan Anda, dan Anda menganggapnya berubah.

    - Aku tak memercayaimu (untuk pasangan)
    Kepercayaan adalah kunci dari hubungan sehat. Jika Anda berpikir kekasih Anda berbohong, jangan katakan padanya Anda tak memercayainya. Psikolog, Antonia Hall mengatakan ini bisa menjadi bumerang untuk Anda.

    "Kumpulkan semua fakta terlebih dahulu, Anda akan berada dalam posisi lebih kuat untuk memahami perilakunya dan bereaksi dengan tepat," katanya.

    - Apa aku seperti pembantu di matamu? (untuk suami)
    Ini adalah kalimat beracun yang diucapkan istri kepada suaminya. Kalimat ini terlalu kasar dan tidak dapat diperbaiki begitu saja.

    Ketimbang mengatakan frasa di atas kepada suami Anda, lebih baik membuat kiasan, seperti "Piring tak mungkin bersih sendiri, rumput halaman tak mungkin rapi sendiri." Kalimat ini jauh lebih komunikatif dan mengisyaratkan pada suami bahwa Anda kelelahan, atau frustasi.

    - Suami/istri Si A luar biasa
    Sikap suami yang terus membandingkan istrinya dengan istri orang lain, atau sebaliknya adalah kesalahan fatal. Anda tidak pernah tahu apa yang sebenarnya terjadi pada rumah tangga orang lain. Di balik pintu rumah mereka, mungkin ada pernikahan tidak sehat dan tidak bahagia. Ingat, rumah tetangga selalu tampak lebih hijau.

    "Berhentilah terpaku pada rumah tangga orang lain, dan gunakan energi Anda untuk memperbaiki rumah tangga sendiri," kata pakar hubungan, Laurel House. (*)

    republika.co.id




     
    Berita Lainnya :
  • Jangan Ucapkan Kalimat Ini Kepada yang Tersayang
  •  
    Komentar Anda :

     
     
    PILIHAN EDITOR
    Dibuka Romi, 140 Peserta Perebutkan Tropi Andi Putra
    Buka FKI 2017, Ini yang Disampaikan Bupati Wardan Dihadapan Lebih dari 20.000 Masyarakat
    Ini Cerita Rana Hauna Hafizhah Pembawa Baki Bendera Merah Putih
    Mantap! Siswi MIN Pangean Raih Emas Diajang Aksioma Tingkat Nasional
    Muhammad Bakri Ikuti Seleksi Pilar-Pilar Sosial Tingkat Nasional
     
     
    INDEKS BERITA
    1 3 Bendahara Bapenda Riau Ditahan, Rekan Kerja Menyaksikan dengan Isak Tangis
    2 10 Kepala Daerah di Riau Deklarasi Dukung Jokowi Ditegur Gubernur
    3 Terkait Pemasangan Baliho Mardianto Manan, Ini Penjelasan Koodinator Tim Pemenangan
    4 Pelayanan Kesehatan Amburadul, Mahasiswa Datangi Diskes Inhil
    5 Para Suami Jangan Santai, Waspada Tanda-Tanda Istri Mulai Bosan
    6 Umat Muslim Haram Gunakan Atribut Non-Islam
    7 45 Warga Mandah Inhil Keracunan Usai Makan di Pesta Pernikahan
    8 IPRY Siap Jadi Duta Pariwisata dan Budaya Kuansing
    9 Hasil Evaluasi, Ini Realisasi Fisik dan Keuangan Pemkab Bengkalis Tahun 2017
    10 Duh! Situs Diskominfotik Bengkalis Diretas
     
    Galeri Foto | Advertorial | Indeks
    Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Tentang Kami | Info Iklan
    © 2017 PT. KAPUR MEDIA INDONESIA, All Rights Reserved