www.kapurnews.com
 
Ini Cara Aman Melihat Gerhana Matahari Cincin 26 Desember 2019
Kamis, 26-12-2019 - 09:05:04 WIB

TERKAIT:
 
  • Ini Cara Aman Melihat Gerhana Matahari Cincin 26 Desember 2019
  •  


    KapurNews.com - Gerhana Matahari Cincin akan terjadi pada Kamis 26 Desember 2019. Peristiwa langka ini memang menarik untuk diamati. Namun, ada sejumlah hal yang harus diperhatikan ketika mengamati Gerhana Matahari Cincin dan Gerhana Matahari Sebagian pada 26 Desember ini.

    Gerhana Matahari Cincin sendiri merupakan gerhana yang terjadi ketika bayangan bulan hanya menutupi bagian tengah matahari. Sehingga menyisakan bentuk cincin api di sekeliling bayangan bulan, sementara pada gerhana matahari total, matahari tertutup total oleh bayangan bulan.

    Berikut sejumlah tips untuk melihat gerhana matahari.

    1. Harus pakai filter solar
    Agar pengamatan berlangsung aman, pengguna harus menggunakan perantara filter untuk menatap matahari. Filter yang digunakan pun mesti khusus, yakni filter solar.

    Dua pabrikan yang membuat filter solar yang aman untuk penglihatan adalah Baader Planetarium dan Thousand Oaks Optical. Filter ini tetap direkomendasikan jika pengamat hendak melihat gerhana dengan teleskop atau lensa kamera.

    Filter ini akan menyaring sebagian besar cahaya yang menyilaukan dan berpotensi mengganggu penglihatan pengamat. Jika pengamat sudah menggunakan filter tapi cahaya masih terasa terlalu silau, maka filter tersebut dipertanyakan kualitasnya atau sudah rusak.

    "Hati - hati sob apapun peralatan yang digunakan untuk melakukan pengamatan, perlu dicamkan untuk jangan pernah melihat ke arah Matahari secara langsung tanpa filter Matahari (solar) sebagai pengaman," tulis LAPAN lewat akun Instagram mereka, Selasa 24 Desember 2019.

    Filter ini bisa digunakan sebagai kacamata atau digunakan begitu saja untuk menjadi perantara mata dengan matahari. Filter juga bisa dibuat sedemikian rupa agar pas menutup lensa kamera atau teleskop.

    2. Menatap dengan kacamata hitam dilarang
    Menatap gerhana dengan kacamata hitam juga tidak disarankan. Sebab filter yang digunakan pada kacamata hitam belum tentu cukup melindungi tingginya intensitas cahaya saat gerhana berlangsung.

    Filter polaroid, lembaran film berwarna, film X-Ray, atau filter foto lain juga tidak terlalu aman untuk melindungi mata, seperti dikutip dari Earth Sky.

    3. Jangan arahkan kamera langsung ke gerhana
    LAPAN juga menyarankan agar pengguna tak langsung mengarahkan kamera langsung ke gerhana matahari. Sebab, bisa menyebabkan sensor kamera rusak.

    "Gunakan filter khusus matahari untuk mengurangi intensitas cahaya yang diterima kamera," tulis lembaga antariksa itu.

    4. Pakai proyektor kamera lubang jarum
    Membuat proyektor menggunakan kamera lubang jarum menjadi pilihan menarik lain. Dengan cara ini, pengguna bisa merefleksikan gerhana ke sebuah permukaan datar untuk disaksikan bersama.

    5. Proyektor dari binokular atau teleskop
    Konsep dan prinsip proyektor lewat penggunaan binokular serupa dengan yang dilakukan dengan kamera lubang jarum.

    6. Datangi lokasi pengamatan bersama
    Datangi lokasi pengamatan gerhana yang digelar oleh lembaga atau komunitas khusus. Mereka biasanya menyediakan kacamata khusus dan memberikan informasi yang lebih lengkap soal fenomena ini.

    Bagi warga Jabodetabek, bisa mendatangi Planetarium dan Observatorium Jakarta kawasan Taman Izmail Marzuki. Mereka menggelar pengamatan bersama mulai pukul 07.00 WIB.Pengunjung yang datang ke Planetarium Jakarta akan mendapat satu kacamata Matahari.

    Pihak pengelola juga menyediakan 10 buah teleskop yang dilengkapi filter Matahari dan didampingi oleh astronom, tenaga ahli, dan staf.

    Sebelumnya, peneliti Planetarium dan Observatorium Jakarta, Widya Sawitar mengingatkan bahaya yang mungkin timbul jika warga melihat langsung fenomena Gerhana Matahari Cincin (GMC) maupun Sebagian dengan cara tak aman.

    Menurut Widya, warga sebaiknya tak menatap gerhana terlalu lama. Selain itu, masyarakat juga harus menggunakan filter optik yang dirancang khusus untuk mengamati GMC.
    Lihat juga: Gerhana Matahari Cincin Bisa Ganggu Aktivitas Telekomunikasi

    Fenomena GMC dapat diamati di Sumatera Utara (Simbolga dan Padang Sidempuan), Riau (Siak, Duri, Pulau Pedang, Pulau Bengkalis, Pulau Tebing Tinggi, dan Pulau Rangsang), Kepulauan Riau (Batam dan Tanjung Pinang).

    (Kalimantan Barat (Singkawang), Kalimantan Utara (Tanjung Selor) dan Kalimantan Timur (Makulit dan Berau). Sementara Gerhana Matahari Sebagian dapat dinikmati masyarakat yang tinggal di Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang & Bekasi (Jabodetabek). (*)


    Sumber: cnn indonesia



     
    Berita Lainnya :
  • Ini Cara Aman Melihat Gerhana Matahari Cincin 26 Desember 2019
  •  
    Komentar Anda :

     
     
    PILIHAN EDITOR
    Dibuka Romi, 140 Peserta Perebutkan Tropi Andi Putra
    Buka FKI 2017, Ini yang Disampaikan Bupati Wardan Dihadapan Lebih dari 20.000 Masyarakat
    Ini Cerita Rana Hauna Hafizhah Pembawa Baki Bendera Merah Putih
    Mantap! Siswi MIN Pangean Raih Emas Diajang Aksioma Tingkat Nasional
    Muhammad Bakri Ikuti Seleksi Pilar-Pilar Sosial Tingkat Nasional
     
     
    INDEKS BERITA
    1 3 Bendahara Bapenda Riau Ditahan, Rekan Kerja Menyaksikan dengan Isak Tangis
    2 10 Kepala Daerah di Riau Deklarasi Dukung Jokowi Ditegur Gubernur
    3 Terkait Pemasangan Baliho Mardianto Manan, Ini Penjelasan Koodinator Tim Pemenangan
    4 Pelayanan Kesehatan Amburadul, Mahasiswa Datangi Diskes Inhil
    5 Para Suami Jangan Santai, Waspada Tanda-Tanda Istri Mulai Bosan
    6 Umat Muslim Haram Gunakan Atribut Non-Islam
    7 45 Warga Mandah Inhil Keracunan Usai Makan di Pesta Pernikahan
    8 Peranan Badan Kesbangpol dalam Membina Ormas dan LSM
    9 IPRY Siap Jadi Duta Pariwisata dan Budaya Kuansing
    10 Warga Inhil, Ini Nomor Pengaduan PLN
     
    Galeri Foto | Advertorial | Indeks
    Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Tentang Kami | Info Iklan
    © 2017 PT. KAPUR MEDIA INDONESIA, All Rights Reserved