www.kapurnews.com
 
Pseudobulbar Affect, Gangguan Sistem Saraf yang Membuat Joker Tertawa Tanpa Disadari
Jumat, 11-10-2019 - 18:44:40 WIB

TERKAIT:
 
  • Pseudobulbar Affect, Gangguan Sistem Saraf yang Membuat Joker Tertawa Tanpa Disadari
  •  

    Film Joker akhirnya tayang di bioskop Indonesia. Dalam film tersebut, karakter Joker digambarkan menderita gangguan yang sering membuatnya tertawa, meski dalam keadaan sedih. Tahukah kamu bahwa pseudobulbar affect memiliki gejala khas seperti yang dialami Joker? Lalu, apa itu pseudobulbar affect? Simak penjelasan berikut ini.

    Pseudobulbar affect (PBA) adalah gangguan pada sistem saraf yang membuat seseorang tiba-tiba tertawa atau menangis tanpa dipicu oleh sebab apa pun. Perubahan emosi yang tiba-tiba ini sering membuat penderitanya merasa malu, cemas, mengalami depresi, hingga mengisolasi diri dari lingkungan.

    Gejala Pseudobulbar Affect

    Berikut ini adalah gejala-gejala yang sering dialami oleh penderita PBA:
    - Tiba-tiba menangis atau tertawa.
    - Tertawa keras saat merasa sedih atau tertekan, namun menangis saat merasa gembira.
    - Tawa atau tangisan berlangsung lebih lama dari orang normal.
    - Ekspresi wajah yang tidak sesuai dengan emosi.
    - Tiba-tiba berubah frustasi atau marah-marah.
    - Gejala-gejala tersebut biasanya muncul tiba-tiba dan tanpa disadari. Gejala pseudobulbar affect sering disalahartikan dengan gangguan mental, seperti depresi dan bipolar. 

    Penyebab Pseudobulbar Affect
    Hingga kini, penyebab PBA belum diketahui secara jelas. Namun, para ahli meyakini bahwa PBA terjadi akibat adanya kerusakan pada korteks prefrontal, yakni area otak yang mengendalikan emosi.

    Beberapa penyakit dan gangguan pada otak dan sistem saraf berikut juga bisa menyebabkan PBA:
    - Penyakit Alzheimer
    - Penyakit Parkinson
    - Penyakit Wilson
    - Multiple sclerosis
    - Amytrophic lateral sclerosis (ALS)
    - Attention deficit hyperactivity disorder (ADHD)
    - Epilepsi
    - Demensia
    - Tumor otak
    - Stroke
    - Cedera otak

    Selain itu, perubahan zat kimia di otak yang berkaitan dengan depresi dan suasana hati juga berperan dalam munculnya pseudobulbar affect. Perubahan zat kimia ini dapat menggangu sinyal dan pengolahan informasi di otak, sehingga memicu munculnya gejala dan keluhan PBA.

    Pengobatan untuk Penderita Pseudobulbar Affect
    Tidak ada obat khusus yang efektif untuk mengatasi pseudobulbar affect. Meski demikian, golongan obat antidepresan dan obat quinidine sulfate, seperti dextromethorphan, diketahui mampu mengendalikan frekuensi serta ledakan emosi yang dialami oleh penderita PBA.

    Selain dengan obat-obatan, ada beberapa hal yang dilakukan untuk mengendalikan gejala PBA, yaitu:
    - Mengubah posisi duduk dan berdiri
    Mengubah posisi duduk atau berdiri lalu bernapas secara perlahan dan dalam merupakan cara yang cukup efektif untuk meredakan ledakan emosi yang muncul secara tiba-tiba.

    - Membuat tubuh rileks
    Tertawa keras atau menangis mendadak bisa membuat penderita PBA mengalami ketegangan pada otot-otot wajah dan tubuh. Oleh karena itu, penderita perlu melakukan teknik relaksasi, khususnya pada otot bahu dan dahi, setelah gejala PBA berakhir.

    - Membicarakannya dengan orang terdekat
    Penderita PBA perlu menjelaskan tentang kondisi yang dialaminya kepada orang-orang di sekitarnya, agar mereka tidak terkejut atau bingung ketika gejala PBA tiba-tiba muncul.

    Nah, demikian penjelasan tentang PBA atau pseudobulbar affect. Walaupun tidak berbahaya, sebisa mungkin kenali tandanya dan lakukan pemeriksaan ke dokter jika Anda atau keluarga Anda mengalami gejala-gejala seperti yang sudah dipaparkan di atas. (rls)

    Artikel ini ditinjau dr. Merry Dame Cristy Pane selaku dokter dari ALODOKTER



     
    Berita Lainnya :
  • Pseudobulbar Affect, Gangguan Sistem Saraf yang Membuat Joker Tertawa Tanpa Disadari
  •  
    Komentar Anda :

     
     
    PILIHAN EDITOR
    Dibuka Romi, 140 Peserta Perebutkan Tropi Andi Putra
    Buka FKI 2017, Ini yang Disampaikan Bupati Wardan Dihadapan Lebih dari 20.000 Masyarakat
    Ini Cerita Rana Hauna Hafizhah Pembawa Baki Bendera Merah Putih
    Mantap! Siswi MIN Pangean Raih Emas Diajang Aksioma Tingkat Nasional
    Muhammad Bakri Ikuti Seleksi Pilar-Pilar Sosial Tingkat Nasional
     
     
    INDEKS BERITA
    1 3 Bendahara Bapenda Riau Ditahan, Rekan Kerja Menyaksikan dengan Isak Tangis
    2 10 Kepala Daerah di Riau Deklarasi Dukung Jokowi Ditegur Gubernur
    3 Terkait Pemasangan Baliho Mardianto Manan, Ini Penjelasan Koodinator Tim Pemenangan
    4 Pelayanan Kesehatan Amburadul, Mahasiswa Datangi Diskes Inhil
    5 Para Suami Jangan Santai, Waspada Tanda-Tanda Istri Mulai Bosan
    6 Umat Muslim Haram Gunakan Atribut Non-Islam
    7 45 Warga Mandah Inhil Keracunan Usai Makan di Pesta Pernikahan
    8 Peranan Badan Kesbangpol dalam Membina Ormas dan LSM
    9 IPRY Siap Jadi Duta Pariwisata dan Budaya Kuansing
    10 Hasil Evaluasi, Ini Realisasi Fisik dan Keuangan Pemkab Bengkalis Tahun 2017
     
    Galeri Foto | Advertorial | Indeks
    Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Tentang Kami | Info Iklan
    © 2017 PT. KAPUR MEDIA INDONESIA, All Rights Reserved