www.kapurnews.com
 
Masyarakat Batang Kumu Desak Mundur Pengelola Palang Jalan Perbaiki Jalan Jepang
Rabu, 05-12-2018 - 15:11:35 WIB
Masyarakat sedang melakukan rapat. (KapurNews.com)
TERKAIT:
 
  • Masyarakat Batang Kumu Desak Mundur Pengelola Palang Jalan Perbaiki Jalan Jepang
  •  


    KapurNews.com - Masyarakat Dusun Jalan Jepang, Desa Batang Kumu, Kecamatan Tambusai, yang berbatasan dengan Kecamatan Tambusai Utara, Kabupaten Rokan Hulu (Rohul) mendesak Naga Langit Guntur Nauli Harahap, sebagai pengelola jalan swadaya jalan Jepang sepanjang 5 kilometer mundur. Pasalnya, jalan jepang tersebut mengalami kerusakan dan tak kunjung diperbaiki.

    Desakan mundur itu disampaikan masyarakat saat rapat di Dusun Jalan Jepang Selasa 4 Desember 2018 sekitar pukul 15:00 WIB.

    Pada rapat tersebut dihadiri Sekretaris Camat Tambusai, Kepala Desa Batang Kumu Afnan Pulungan Siregar, Kepala Desa Simpang Harapan, Kaslan, perwakilan Polsek Tambusai, serta pengelola jalan swadaya, Naga Langit Guntur Nauli Harahap.

    Rapat tersebut berjalan alot karena masyarakat mendesak mundur Naga Langit  Guntur Nauli Harahap sebagai pengelola jalan yang anggarannya diambil dari palang jalan dari hasil perkebunan sawit masyarakat sebesar Rp50 rupiah perkg kelapa sawit yang sudah berjalan selama 7 tahun.

    Tuntutan masyarakat selanjutnya, tidak adanya laporan pertanggungjawaban baik uang masuk maupun uang keluar dari hasil palang jalan yang dipegang Naga dengan panggilan Langit termasuk rapat tahunan kepada masyarakat.

    Puncak kemarahan masyarakat tersebut, ketika jalan rusak parah yang mengakibatkan 1 unit mobil pengangkut TBS kelapa sawit terpuruk. Sehingga, mobil anak sekolah tidak bisa melalui jalan tersebut.

    Karena merasa tidak akan ada penyelesaian perbaikan jalan tersebut, masyarakat bergotong royong. Inilah dasar masyarakat untuk meminta mundur.

    Kekecewaan masyarakat tersebut akhirnya terjawab sudah melalui musyawarah di jalan Jepang, meskipun pengelolanya masih diketuai oleh Naga Langit.

    Hasil kesekapatan dan perjanjian telah ditetapkan Rp25 rupiah untuk masyarakat dan Rp25 rupiah kepada pengelola, dan pengelola tetap bertanggungjawab atas perbaikan jalan.

    Kepala Desa Batang Kumu, Afnan Pulungan Siregar mengatakan, kemarahan masyarakat kepada pengelola berawal miskomunikasi dan terpuruknya 1 unit mobil pengangkut kelapa sawit yang mengakibatkan anak-anak tidak bisa ke sekolah.

    "Alhamdulillah permaslahan ini dapat kita selesaikan dengan baik dan kedua belah pihak menerima hasil keputusan rapat. Terkait pengelolaan palang jalan ini juga akan kita SK kan. Sehingga, nanti bisa dipertanggungjawabkan" terangnya.

    Sementara Kepala Desa Simpang Harapan, Kaslan merasa puas atas hasil musyawarah tersebut, dan berharap kepada pengelola dan masyarakat bisa mengawal retribusi dari palang jalan dan untuk perbaikan jalan kedepannya tetap ada kontrol. 

    "Kita ketahui jalan ini merupakan jalan ekonomi masyarakat untuk membawa hasil perkebunannya. Ketika jalan rusak sudah barang tentu ekonomi masyarakat kita akan terpuruk," katanya.

    Sedangkan Naga Langit Guntur Nauli Harahap mengucapkan terima kasih atas kesempatan yang diberikan masyarakat untuk mengelola palang jalan dan memperbaiki jalan swadaya jalan jepang. "Saya akui atas kelalaian saya selama ini dan saya mohon maaf kepada masyarakat," katanya. (kpr/kr)



     
    Berita Lainnya :
  • Masyarakat Batang Kumu Desak Mundur Pengelola Palang Jalan Perbaiki Jalan Jepang
  •  
    Komentar Anda :

     
     
    PILIHAN EDITOR
    Dibuka Romi, 140 Peserta Perebutkan Tropi Andi Putra
    Buka FKI 2017, Ini yang Disampaikan Bupati Wardan Dihadapan Lebih dari 20.000 Masyarakat
    Ini Cerita Rana Hauna Hafizhah Pembawa Baki Bendera Merah Putih
    Mantap! Siswi MIN Pangean Raih Emas Diajang Aksioma Tingkat Nasional
    Muhammad Bakri Ikuti Seleksi Pilar-Pilar Sosial Tingkat Nasional
     
     
    INDEKS BERITA
    1 3 Bendahara Bapenda Riau Ditahan, Rekan Kerja Menyaksikan dengan Isak Tangis
    2 Para Suami Jangan Santai, Waspada Tanda-Tanda Istri Mulai Bosan
    3 Umat Muslim Haram Gunakan Atribut Non-Islam
    4 45 Warga Mandah Inhil Keracunan Usai Makan di Pesta Pernikahan
    5 IPRY Siap Jadi Duta Pariwisata dan Budaya Kuansing
    6 Hasil Evaluasi, Ini Realisasi Fisik dan Keuangan Pemkab Bengkalis Tahun 2017
    7 Duh! Situs Diskominfotik Bengkalis Diretas
    8 Bertemu dengan Kadis Dipersip, Mahasiswa Kuansing di Jogya Dukung Gerakan Ayo Membaca
    9 Seperti Ini Gambaran 2 Fly Over yang Akan Dibangun di Pekanbaru
    10 Mantap!, Bupati Mursini Sebut Kuansing Siap Jadi Tuan Rumah Porprov Riau
     
    Galeri Foto | Advertorial | Indeks
    Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Tentang Kami | Info Iklan
    © 2017 PT. KAPUR MEDIA INDONESIA, All Rights Reserved