www.kapurnews.com
 
Ikut Lomba Pidato, PKK Bengkalis Angkat Masalah PAUD
Kamis, 13-09-2018 - 20:14:55 WIB

TERKAIT:
 
  • Ikut Lomba Pidato, PKK Bengkalis Angkat Masalah PAUD
  •  


    KapurNews.com - Salah satu kegiatan yang pada Jambore Kader PKK tingkat Provinsi Riau tahun 2018 di Gedung Wanita, jalan Diponegoro, Pekanbaru, adalah lomba pidato antar Ketua TP PKK Kecamatan.

    Dalam lomba pidato TP PKK Kecamatan tersebut, TP PKK Kabupaten Bengkalis mengutus Ketua TP PKK Kecamatan Bantan, Siti Mutiara Pertiwi, sebagai peserta.

    Tia, begitu istri Camat Bantan Reza Noverindra mengangkat topik arti penting pendidikan anak usia dini (PAUD).

    Dalam pidatonya, Tia menjelaskan, tingkat partisipasi kasar PAUD di kalangan Komunitas Adat Terpencil (KAT) yang dahulunya disebut suku Terasing atau Masyarakat Terasing, tidak terkecuali di Kabupaten Bengkalis, masih terbilang rendah.

    "Contohnya di Kecamatan Bantan sendiri yang memiliki KAT dari Suku Akit," jelas putri kedua Bupati Bengkalis 2000-2010, H Syamsurizal tersebut.

    Dijelaskannya, salah satu penyebab rendahnya tingkat partisipasi kasar PAUD pada KAT, seperti Suku Akit di Bantan, diantaranya disebabkan masih enggannya orang tua mereka untuk menyekolahkan anaknya.

    Kemudian, imbuh perempuan berhijab kelahiran Pekanbaru, 15 Juli 1987 ini, sarana dan prasarana juga belum begitu memadai. “Oleh sebab itu, saya beserta kader-kader PKK baik yang ada di Kecamatan dan Desa terus berusaha semaksimal mungkin meningkatkan pengetahuan dan pemahaman akan arti penting PAUD kepada para orang tua di KAT ini," papar Tia yang dalam lomba tersebut.

    Lalu, tambahnya, agar partisipasi kasar dimaksud menjadi lebih baik, dia bersama seluruh pengurus dan kader PKK di Bantan, juga melakukan koordinasi dengan stakeholder terkait agar sarana dan prasarana pendidikan PAUD di KAT ini dapat ditingkatkan.

    Di bagian lain pidato, seraya mengutip pesan bernas mantan Presiden Afrika Selatan, Nelson Mandela, Tia mengajak seluruh orang tua, tidak terkecuali di KAT untuk mengikut sertakan anak-anak mereka dalam PAUD.

    "Pendidikan adalah senjata paling ampuh untuk mengubah dunia," kata Tia mengutip pesan pengacara, politikus dari tempur anti-apartheid dari Afrika Selatan yang hidup dari tahun 1908-2013 tersebut. (kpr/sf)



     
    Berita Lainnya :
  • Ikut Lomba Pidato, PKK Bengkalis Angkat Masalah PAUD
  •  
    Komentar Anda :

     
     
    PILIHAN EDITOR
    Dibuka Romi, 140 Peserta Perebutkan Tropi Andi Putra
    Buka FKI 2017, Ini yang Disampaikan Bupati Wardan Dihadapan Lebih dari 20.000 Masyarakat
    Ini Cerita Rana Hauna Hafizhah Pembawa Baki Bendera Merah Putih
    Mantap! Siswi MIN Pangean Raih Emas Diajang Aksioma Tingkat Nasional
    Muhammad Bakri Ikuti Seleksi Pilar-Pilar Sosial Tingkat Nasional
     
     
    INDEKS BERITA
    1 3 Bendahara Bapenda Riau Ditahan, Rekan Kerja Menyaksikan dengan Isak Tangis
    2 Para Suami Jangan Santai, Waspada Tanda-Tanda Istri Mulai Bosan
    3 45 Warga Mandah Inhil Keracunan Usai Makan di Pesta Pernikahan
    4 Umat Muslim Haram Gunakan Atribut Non-Islam
    5 IPRY Siap Jadi Duta Pariwisata dan Budaya Kuansing
    6 Hasil Evaluasi, Ini Realisasi Fisik dan Keuangan Pemkab Bengkalis Tahun 2017
    7 Duh! Situs Diskominfotik Bengkalis Diretas
    8 Bertemu dengan Kadis Dipersip, Mahasiswa Kuansing di Jogya Dukung Gerakan Ayo Membaca
    9 Seperti Ini Gambaran 2 Fly Over yang Akan Dibangun di Pekanbaru
    10 Mantap!, Bupati Mursini Sebut Kuansing Siap Jadi Tuan Rumah Porprov Riau
     
    Galeri Foto | Advertorial | Indeks
    Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Tentang Kami | Info Iklan
    © 2017 PT. KAPUR MEDIA INDONESIA, All Rights Reserved