www.kapurnews.com
 
Bupati Amril Puji dan Beri Reward Grup Kebane Warisan Melayu Desa Teluk Lecah
Kamis, 25-10-2018 - 19:06:43 WIB
Grup Kebane Warisan Melayu Teluk Lecah, ketika menampilkan seni Kebane di hadapan Bupati Bengkalis, dan masyarakat di tengah guyuran hujan, Kamis, 25 Oktober 2018.
TERKAIT:
 
  • Bupati Amril Puji dan Beri Reward Grup Kebane Warisan Melayu Desa Teluk Lecah
  •  


    KapurNews.com - Pada pembukaan Bulan Bakti Gotong Royong (BBGRM) ke-15 tingkat Kabupaten Bengkalis, di Desa Teluk Lecah, Kecamatan Rupat, Bupati Bengkalis Amril Mukminin bersama seluruh tamu dan masyarakat yang hadir disuguhkan Seni Kebane, Kamis, 25 Oktober 2018.

    Kegiatan yang berlangsung di halaman SMP Negeri 3 Rupat ini, seketika berubah setelah Kebane yang dibarengi dengan lantunan syair Arab ini, dibawakan sebanyak 21 orang dari grup Warisan Melayu Desa Teluk Lecah ini.

    Pasalnya, hujan mulai turun dan membasahi halaman SMP Negeri 3 tersebut, tak terkecuali para grup yang menampilkan seni Melayu ini. Sontak hal ini membuat Bupati bangga karena rela berbasah-basahan sementara kebane tetap dimainkan.

    “Bupati tadi berbisik kepada kami, mengatakan grup Kebane ini harus diberi perhatian lebih, karena sudah rela berbasah-basahan diguyur hujan, harus kita berikan amplop khusus,” ujar Kepala Badan Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Kabupaten Bengkalis, Yuhelmi, ketika memberikan sambutan dalam kegiatan BBGRM tersebut.

    Hal itupun memang langsung dilakukan Bupati Bengkalis ketika sesaat sebelum pelaksanaan pembukaan BBGRM selesai digelar. Sebanyak 21 orang yang menampilkan seni Kebane tadi sumringah mendapatkan reward khusus dari Bupati Bengkalis.

    Sebelumnya, Bupati mengatakan rasa bangganya kepada masyarakat Desa Teluk Lecah ketika memberikan sambutan yang sekaligus membuka secara resmi kegiatan BBGRM tingkat Kabupaten Bengkalis tahun 2018.

    “Budaya dan seni di Desa Teluk Lecah ini kami nilai masih sangat dilestarikan dan tentunya kami bangga akan hal ini. Kami berharap seni budaya lokal yang kita miliki jangan sampai hilang, karena seni budaya merupakan sesuatu hal yang menunjukkan jati diri kita kepada orang lain,” katanya.

    “Jaga terus dan lestarikan terus potensi-potensi yang kita miliki. Jangan sampai hilang ditelan zaman dan generasi kita tidak mengetahui akan seni dan budaya yang sejatinya ada dan sangat banyak di negeri ini,” tambahnya.

    Untuk diketahui, Kebane adalah seni musik yang menyerupai kompang, terbut dari kulit sapi atau kambing, dan gagangnya berbentuk melingkar terbuat dari kayu. Hanya saja gagang Kebane lebih lebar dan tebal ketimbang kompang. (kpr/sf)



     
    Berita Lainnya :
  • Bupati Amril Puji dan Beri Reward Grup Kebane Warisan Melayu Desa Teluk Lecah
  •  
    Komentar Anda :

     
     
    PILIHAN EDITOR
    Dibuka Romi, 140 Peserta Perebutkan Tropi Andi Putra
    Buka FKI 2017, Ini yang Disampaikan Bupati Wardan Dihadapan Lebih dari 20.000 Masyarakat
    Ini Cerita Rana Hauna Hafizhah Pembawa Baki Bendera Merah Putih
    Mantap! Siswi MIN Pangean Raih Emas Diajang Aksioma Tingkat Nasional
    Muhammad Bakri Ikuti Seleksi Pilar-Pilar Sosial Tingkat Nasional
     
     
    INDEKS BERITA
    1 3 Bendahara Bapenda Riau Ditahan, Rekan Kerja Menyaksikan dengan Isak Tangis
    2 Para Suami Jangan Santai, Waspada Tanda-Tanda Istri Mulai Bosan
    3 Umat Muslim Haram Gunakan Atribut Non-Islam
    4 45 Warga Mandah Inhil Keracunan Usai Makan di Pesta Pernikahan
    5 IPRY Siap Jadi Duta Pariwisata dan Budaya Kuansing
    6 Hasil Evaluasi, Ini Realisasi Fisik dan Keuangan Pemkab Bengkalis Tahun 2017
    7 Duh! Situs Diskominfotik Bengkalis Diretas
    8 Bertemu dengan Kadis Dipersip, Mahasiswa Kuansing di Jogya Dukung Gerakan Ayo Membaca
    9 Seperti Ini Gambaran 2 Fly Over yang Akan Dibangun di Pekanbaru
    10 Mantap!, Bupati Mursini Sebut Kuansing Siap Jadi Tuan Rumah Porprov Riau
     
    Galeri Foto | Advertorial | Indeks
    Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Tentang Kami | Info Iklan
    © 2017 PT. KAPUR MEDIA INDONESIA, All Rights Reserved