www.kapurnews.com
 
APBD Inhil 2017 Sebesar Rp2,1 Triliun Disyahkan
Rabu, 01-03-2017 - 20:20:02 WIB
APBD Inhil 2017 sebesar Rp1,8 triliun disyahkan
TERKAIT:
 
  • APBD Inhil 2017 Sebesar Rp2,1 Triliun Disyahkan
  •  

    KapurNews.com - Setelah melalui pembahasan bersama, akhirnya Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Indragiri Hilir (Inhil) dan DPRD menyepakati dan menyetujui Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) tentang Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) tahun anggaran 2017.

    Kesepakatan dan persetujuan tersebut diambil dalam Rapat Paripurna DPRD Inhil, dengan agenda penyampaian laporan hasil pembahasan Badan Anggaran (Banggar) mengenai RAPBD tahun anggaran 2017, Rabu (1/3/2017).

    Rapat Paripurna yang digelar di Gedung DPRD, Jalan HR Soebrantas Tembilahan ini dipimpin langsung oleh Ketua DPRD Dani M Nursalam didampingi Wakil Ketua DPRD Feriyandi, serta dihadiri Wakil Bupati H Rosman Malomo, Unsur Forkopimda, 33 Anggota DPRD, Sekda dan pejabat di lingkungan Pemkab Inhil.

    Juru Bicara Banggar DPRD Inhil, M Sabit dalam laporannya memaparkan tentang Pendapatan Asli Daerah (PAD), pada RAPBD tahun anggaran 2017 sebesar Rp164.898.820.410,86 dan apabila dibandingkan dengan APBD Perubahan tahun anggaran 2016 lalu sebesar Rp135.349.726.228,36, maka ada peningkatan terhadap Proyeksi Target PAD tahun ini sebesar Rp29.549.094.182,50 atau naik 21,83 persen.

    Sedangkan Dana Perimbangan tahun anggaran 2017 adalah sebesar Rp1.440.960.690.937,00, yang apabila dibandingkan dengan APBD Perubahan tahun anggaran 2016 sebesar Rp1.463.191.465.203,00, maka ada terjadi penurunan sebesar Rp(22.230.774.276,00) atau turun minus 1,54 persen.

    Untuk proyeksi Lain-Lain Pendapatan Daerah yang sah pada rancangan tahun anggaran 2017 adalah Rp225.618.049.534,68 dan jika dibandingkan dengan APBD Perubahan tahun anggaran 2016 Rp436.664.036.514,66, maka ada terjadi penurunan Rp181.045.986.979,98 atau turun minus 70,82 persen.

    "Tingginya penurunan ini, khususnya pada sektor Lain-Lain Pendapatan Daerah Yang Sah lebih disebabkan belum masuknya dana Bantuan Keuangan dari Provisi Riau, karena masih menunggu keputusan Regulasi Peraturan dari Gebenur Riau," terangnya.

    Dari tiga aspek pendapatan di atas, dapat disampaikan bahwa proyeksi Pendapatan Daerah tahun anggaran 2017 adalah sebesar Rp1.861.477.560.882,54 dan jika dibangdingkan dengan Pendapatan Daerah pada APBD Perubahan tahun anggaran 2016 Rp2.035.205.227.946, maka ada terjadi penurunan sebesar Rp(173.727.667.063,48) atau turun minus 9,33 persen.

    Selanjutnya, Belanja Daerah yang terdiri dari Belanja Tidak Langsung dan Belanja Langsung. Di mana, jumlah Belanja Tidak Langsung pada RAPBD tahun anggaran 2017 diproyeksikan Rp1.111.068.852.623,62 dan jumlah Belanja Langsungnya diproyeksikan sebesar Rp999.425.171.108,00.

    Dari dua komponen belanja tersebut, maka Belanja Daerah pada RAPBD tahun anggaran 2017 ini diproyeksikan Rp2.110.494.023.731,62, yang apabila dibandingkan Belanja Daerah pada APBD Perubahan tahun anggaran 2016 Rp2.387.628.112.674,84, maka ada penurunan sebesar Rp.(277.134.088.943,22) atau turun  minus 13,13 persen.

    Dengan jumlah ini, maka Belanja Daerah mengalami defisit sebesar Rp.(249.016.462.849,08) dan defisit ini akan ditutupi dengan Penerimaan Pembiyaan berupa Sisa Lebih Perhitungan Tahun Anggaran sebelumnya (SiLPA).

    Terkait SiLPA, diproyeksikan Rp264.716.462.849,08, yang dipergunakan untuk penyertaan modal kepada Bank Riau Kepri, PD BPR dan PDAM Tirta Indragiri Rp15.700.000.000,00, sehingga Pembiyaan NETO tahun anggaran 2017 ini adalah Rp249.016.462.849,08, yang kemudian dipergunakan untuk menutupi defisit pada tahun anggaran anggaran 2017 ini.

    Sementara itu, Wabup Rosman dalam sambutannya menyatakan bahwa apa yang disampaikan Banggar sudah benar dan diucapkan terima kasih kepada Anggota Banggar yang telah menyelesaikan pekerjaannya.

    "Kami sangat mengapresiasi kepada anggota DPRD yang sudah melaksanakan fungsinya, yaitu Fungsi pembentukan Perda, Fungsi Anggaran dan Fungsi Pengawasan. Maka dari itu, kami dari eksekutif harus diawasi dalam melaksanakan kebijakan," imbuhnya. (Advetorial)



     
    Berita Lainnya :
  • APBD Inhil 2017 Sebesar Rp2,1 Triliun Disyahkan
  •  
    Komentar Anda :

     
     
    PILIHAN EDITOR
    Dinilai Tak Transfaran, Besaran Dana Program CSR di Kabupaten Siak Perlu Diaudit
    Dizolimi, DPRD Rohil Kecam Pemerintah Pusat
    DPW Permata Riau Dikukuhkan, Suroto: Transmigran Sudah Membaur dengan Masyarakat Tempatan
    HUT ke-31, RDX Juarai Turnamen Futsal CUP III Asperindo Riau
    Menangkan Lukman Edy di Pilgubri 2018, PKB Riau Mulai Susun Strategi
     
     
    INDEKS BERITA
    1 Mantan Bendaharawan Dinas Cipta Karya dan Tata Ruang Kuansing Ditahan
    2 Pembayaran Kekurangan Gaji Tenaga Honorer Pemkab Kuansing Setelah Audit BPK
    3 Astaga! Istri Pergoki Suami Sedang 'Gituan' dengan Mertua
    4 Polisi Selidiki Dugaan Malpraktik Dokter di RS Awal Bros Pekanbaru
    5 Seruu...Inilah Undian Pacu Jalur Hari ke 3 Putaran Pertama di Tupian Rajo Pangean
    6 Bus Intra Masuk Jurang di Minas
    7 Tak Kuat Nanjak, Mobil Dinas Dispenda Masuk Jurang
    8 KPRI Karya Maju PGRI Kecamatan Benai Gelar RAT Tahun Buku 2016
    9 Rencana Pemkab Kuansing Beli Lahan Seperempat Hektare Senilai Rp2 Miliar Dipertanyakan
    10 Rp217 Miliar Dana Provinsi Masuk ke Kuansing
     
    Galeri Foto | Advertorial | Indeks
    Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Tentang Kami | Info Iklan
    © 2017 PT. KAPUR MEDIA INDONESIA, All Rights Reserved