www.kapurnews.com
 
Waduh, Pemadaman Karhutla di Siak Terkendala Air
Minggu, 28-07-2019 - 10:47:29 WIB

TERKAIT:
 
  • Waduh, Pemadaman Karhutla di Siak Terkendala Air
  •  

    KapurNews.com - Tim gabungan satgas (Satgas) penanggulangan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) Provinsi Riau kesulitan memadamkan api di lahan gambut di Kabupaten Siak. Pasalnya, sumber air di daerah itu telah mengering.

    Kepala Manggala Agni Daops Siak, Ihsan Abdillah, seperti dilansir dari Antara mengatakan, kendala pemadaman dari darat karena sulit memperoleh sumber air. Petugas sudah melakukan penyekatan api dan mencoba membuat embung sebagai sumber air, namun air sangat minim didapatkan.

    "Sumber air tidak ada dan sebagian dibuat embung tetapi airnya tidak banyak sehingga menyulitkan petugas, ditambah lagi yang terbakar ini gambut dalam," kata Ihsan, Sabtu 27 Juli 2019.

    Dia mengatakan, lokasi kebakaran di Desa Sri Gemilang, Kecamatan Koto Gasib, Siak berada di gambut dengan kedalaman lebih dari dua meter. Tiupan angin yang berubah-ubah juga menyulitkan petugas dalam proses pemadaman.

    "Saat ini tim masih melanjutkan pemadaman hari ke-7, tim gabungan darat dan udara berusaha keras untuk melakukan penyekatan agar kebakaran tidak meluas," katanya.

    Meski demikian, katanya, kehadiran helikopter menjatuhkan bom air dari udara cukup membantu proses pemadaman tim darat.

    Sementara itu, Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Siak, Syafrijal, mengatakan Karhutla yang melanda daerah itu dalam sepekan terakhir sudah mencapai luas sekitar 30 hektare. Cuaca juga kering dan tidak ada hujan membuat api terus menyebar di dalam permukaan lahan gambut.

    Tim gabungan di darat terus melakukan pemadaman yang terdiri dari unsur BPBD, Manggala Agni, TNI/Polri dan Masyarakat Peduli Api (MPA). Menurut dia, secara keseluruhan lebih kurang sudah 30 hektare yang terbakar, dan sebagian besar lokasi masuk konsesi perusahaan perkebunan kelapa sawit.

    Petugas Manggala Agni di lapangan, Ezwin Eko Sutarma, mengatakan lahan yang terbakar adalah tanah gambut yang cukup dalam. Kedalamannya itu mencapai tiga sampai empat meter sehingga harus benar-benar dipadamkan sampai bawah tanah.

    "Untuk melakukan pemadaman lanjutnya kendala utama yakni air. Pasalnya embung yang sangat kecil sehingga satu kali sedot sudah habis. Akibatnya petugas harus bekerja pindah-pindah mencari sumber air kira-kira sehari tiga kali," ujarnya.

    Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika menyatakan jumlah titik panas yang jadi indikasi awal kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di Provinsi Riau melonjak jadi 53 titik, pada Sabtu sore.

    "Jumlahnya bertambah dibandingkan pagi tadi ada 35 titik," kata Staf Analisis BMKG Statsiun Pekanbaru, Bibin kepada Antara di Pekanbaru, Sabtu.

    Hasil pencitraan satelit Terra Aqua pada pukul 16.00 WIB menunjukkan ada 53 titik panas (hotspot) yang tersebar di Riau. Paling banyak berada di Pelalawan, yakni 27 titik. Kemudian ada juga di Bengkalis sebanyak tujuh titik, Siak enam titik, Inhil lima titik, Inhu dua titik, dan masing-masing satu titik di Kepulauan Meranti, Rohil, Kampar, Kuansing, dan Rohul.

    Menurut Bibin, dari jumlah tersebut ada 25 titik yang tingkat keakuratan (level of confidence) di atas 70 persen. Kemungkinan besar itu merupakan titik api Karhutla. (ant/mdk/*)




     
    Berita Lainnya :
  • Waduh, Pemadaman Karhutla di Siak Terkendala Air
  •  
    Komentar Anda :

     
     
    PILIHAN EDITOR
    Dibuka Romi, 140 Peserta Perebutkan Tropi Andi Putra
    Buka FKI 2017, Ini yang Disampaikan Bupati Wardan Dihadapan Lebih dari 20.000 Masyarakat
    Ini Cerita Rana Hauna Hafizhah Pembawa Baki Bendera Merah Putih
    Mantap! Siswi MIN Pangean Raih Emas Diajang Aksioma Tingkat Nasional
    Muhammad Bakri Ikuti Seleksi Pilar-Pilar Sosial Tingkat Nasional
     
     
    INDEKS BERITA
    1 3 Bendahara Bapenda Riau Ditahan, Rekan Kerja Menyaksikan dengan Isak Tangis
    2 10 Kepala Daerah di Riau Deklarasi Dukung Jokowi Ditegur Gubernur
    3 Terkait Pemasangan Baliho Mardianto Manan, Ini Penjelasan Koodinator Tim Pemenangan
    4 Pelayanan Kesehatan Amburadul, Mahasiswa Datangi Diskes Inhil
    5 Para Suami Jangan Santai, Waspada Tanda-Tanda Istri Mulai Bosan
    6 Umat Muslim Haram Gunakan Atribut Non-Islam
    7 45 Warga Mandah Inhil Keracunan Usai Makan di Pesta Pernikahan
    8 IPRY Siap Jadi Duta Pariwisata dan Budaya Kuansing
    9 Hasil Evaluasi, Ini Realisasi Fisik dan Keuangan Pemkab Bengkalis Tahun 2017
    10 Peranan Badan Kesbangpol dalam Membina Ormas dan LSM
     
    Galeri Foto | Advertorial | Indeks
    Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Tentang Kami | Info Iklan
    © 2017 PT. KAPUR MEDIA INDONESIA, All Rights Reserved