www.kapurnews.com
 
Riau Terima Sertifikat WBTB Nasional
Kamis, 05-10-2017 - 11:00:47 WIB
Menteri Pendidikan dan Kebudayaan, Muhajir Effendi, menyerahkan sertifikat 11 WBTB Riau kepada Gubernur Riau, Arsyadjuliandi Rachman. (kpr/lipo)
TERKAIT:
 
  • Riau Terima Sertifikat WBTB Nasional
  •  

    KapurNews.com - Gubernur Riau, Arsyadjuliandi Rachman, menerima sertifikat Warisan Budaya Tak Benda (WBTB) Nasional, yang diserahkan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Muhajir Effendi, di Gedung Kesenian, Jakarta, Rabu (4/10/2017) tadi malam.

    "Komitmen dan kepedulian kepala daerah yang telah menjaga warisan budaya di daerah masing-masing menjadi penting. Kepedulian memajukan kebudayaan mengedapan jati diri bangsa menjadi bangsa yang besar dan tidak goyang menghadapi cobaan," ujar Menetri, saat menyampaikan sambutan penyerahan sertifikat WBTB kepada 25 Provinsi se-Indonesia.

    Dikatakan Menteri, Undang-undang pemajuan Kebudayan telah disahkan, setelah menunggu selama 72 Indonesia Merdeka. Ia berharap, kerjasama antara pemerintah pusat mencari khasana budaya, agar diangkat kembali sebagai warisan yang tak ternilai.

    "Setelah menunggu 72 tahun merdeka, kita sangat bersukur dan sudah ditunggu lebih dari 15 tahun untuk disahkan. Dengan ini akan bisa memicu menginspirasi, mengambangkan dan mempromosikan kekayaan khasana kebudayaan, benda dan tak ternilai harganya. Terlalu mahal jika tidak dimanfaatkan dengan baik," kata Menteri.

    Sementara itu, Gubri Arsyadjuliandi Rachman, usai menerima sertifikat tersebut mengatakan, sertifikat yang diterima oleh Pemerintah Provinsi Riau ini, dalam rangka untuk mencari pengakuan terhadap warisan budaya tak benda yang dimiliki.

    "Sertifikat ini juga sekaligus memperkuat kita dalam mencapai visi Riau 2020 yang menjadikan Riau sebagai pusat kebudayaan Melayu Asia Tenggara. Yang lain sudah kita tunjukkan dengan peningkatan SDM terhadap warisan tak benda," kata Gubri, yang didampingi Kepala Dinas Kebudayaan Yoserizal Zein.

    "Pengakuan ini berarti Riau memang daerah yang mempunya potensi, bahwa Riau sebagai Provinsi kebudyaan Melayu. Pengakuan yang lain benda sedang mengusulkan. Selain itu, untuk pendidikan di Riau, sudah dilaksanakan oleh Dinas Kebudayaan mengenai kurikulum kebudyaan Melayu dan Perda tentang Muatan Lokal," tambah Gubri.

    Dikatakan Gubri, selain 11 WBTB Riau yang telah disahkan, masih ada WBTB Riau yang diusulkan namun ditangguhkan pengesahannya, dan tahun depan akan diproses.
    "Sebagian dari yang diusulkan ada yang tak lolos, itu kuliner. Jadi tahun depan baru di proses," ungkap Gubri.

    Pada kesempatan tersebut, Gubernur juga senang dengan tampilnya salah satu WBTB Riau yang mendapatkan pengakuan. Sijobang "Buwong Gasiong", dari Kabupaten Kampar, yang dibawakan langsung oleh putra asli Kampar, dengan berbahasa Ocu Kampar.

    "Penampilan "Buwong Gasiong" tadi banyak yang tertawa. Walaupun ada beberapa kata-kata yang tidak dimengerti, tapi dengan gerakannya membuat semua tertawa," kata Gubri sambil tertawa kecil.

    Terpisah, Direktur Jenderal Kebudayaan Hilmar Farid, mengatakan, tahun ini Dinas Pendidikan dan Kebudayaan telah menetapkan sebanyan 150 WBTB se-Indonesia. Sampai saat ini telah ada sebanyak 594 WBTB Riau yang telah mendapatkan sertifikasi.

    "Ini langkah kongkrit perlindungan dari budaya Nusantara. Dengan kehadiran Gubernur untuk terus mengembangkan warisan budaya. Dan sesegara mungkin dimasukkan ke dalam dunia pendidikan, bisa di ajarkan dan diperkenalkan," kata Dirjen Kebudayaan.

    Ke 11 WBTB Riau yang masuk sebagai WBTB Nasional, ditetapkan sebagai Warisan Budaya Tak Benda Indonesia, yakni, Tunjuk ajar Melayu  karya Almarhum Tenas Efendi, Sijobang "Buwong Gasiong", Silat, Zapin Api, Zapin Meskom, Manongkah, Perahu Beganduang Kuansing, Batobo, Rumah Lontiok, Selembayung Riau dan Onduo.

    Sementara itu, pada acara penyerahan sertifikat WBTB Nasional, yang dimulai pukul 20.00 WIB, di tampilkan beberapa WBTB yang telah disahkan, di antaranya dari Yogyakarta, Aceh, Kalimantan Barat, Sulawesi Barat, Banten, DKI Jakarta dan Riau.

    Pada acara tersebut juga dihadiri Gubernur dan wakil Gubernur, diantaranya, Gubernur Riau, Gubernur Bengkulu, Gubernur Sumsel, Sulawesi Baray, Gorontalo, dan Yogyakarta. Sedangkam Wakil Gubernur dihadiri Wagub Sumatra Utara dan Aceh.(kpr/lipo)



     
    Berita Lainnya :
  • Riau Terima Sertifikat WBTB Nasional
  •  
    Komentar Anda :

     
     
    PILIHAN EDITOR
    Dibuka Romi, 140 Peserta Perebutkan Tropi Andi Putra
    Buka FKI 2017, Ini yang Disampaikan Bupati Wardan Dihadapan Lebih dari 20.000 Masyarakat
    Ini Cerita Rana Hauna Hafizhah Pembawa Baki Bendera Merah Putih
    Mantap! Siswi MIN Pangean Raih Emas Diajang Aksioma Tingkat Nasional
    Muhammad Bakri Ikuti Seleksi Pilar-Pilar Sosial Tingkat Nasional
     
     
    INDEKS BERITA
    1 Mantap!, Bupati Mursini Sebut Kuansing Siap Jadi Tuan Rumah Porprov Riau
    2 Para Suami Jangan Santai, Waspada Tanda-Tanda Istri Mulai Bosan
    3 KPU Kuansing Bakal Rekrut Anggota PPK, PPS dan KPPS, Ini Persyaratannya
    4 Raih Emas Ajang O2SN Tingkat Nasional, Pelajar Marsudirini Tualang Lolos ke Belgia
    5 Catat! Panwaslu Kuansing Rekrut Panwascam, Ini Syarat dan Tanggal Pendaftarannya
    6 DPW Permata Riau Dikukuhkan, Suroto: Transmigran Sudah Membaur dengan Masyarakat Tempatan
    7 Inilah 14 Parpol Diterima sebagai Calon Peserta Pemilu 2019
    8 Ditanya Soal RTRW Riau, Ini Tanggapan Presiden Jokowi
    9 Selingkuh, Politisi PDIP Dilaporkan Istri ke MKD
    10 Pria Ini Aktor di Balik Kepindahan Neymar ke PSG
     
    Galeri Foto | Advertorial | Indeks
    Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Tentang Kami | Info Iklan
    © 2017 PT. KAPUR MEDIA INDONESIA, All Rights Reserved