www.kapurnews.com
 
Jadi Pembina Apel Perdana Pascacuti Bersama di Riau, Mendikbud Sosialisasikan Kebijakan Baru
Senin, 03-07-2017 - 09:51:11 WIB
Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Muhadjir Effendy bersama Gubri, Arsyadjuliandi Rahman. (Antara)
TERKAIT:
 
  • Jadi Pembina Apel Perdana Pascacuti Bersama di Riau, Mendikbud Sosialisasikan Kebijakan Baru
  •  

    KapurNews.com - Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Muhadjir Effendy, mengawali hari pertama setelah libur cuti bersama Lebaran dengan halal bi halal bersama pegawai di lingkungan Setdaprov Riau, Senin (3/7/2017) di Pekanbaru.

    Muhadjir menjadi pembina apel perdana dihadapan ribuan pegawai dan pelajar di lingkungan Setdaprov Riau dan Pemko Pekanbaru.

    "Pertama saya ucapkan selamat Idul Fitri mohon maaf lahir dan batin, semoga amal kita selama Ramadhan diterima oleh Allah SWT. Pada kesempatan ini saya juga sampaikan informasi kebijakan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan yang akan diberlakukan untuk seluruh Indonesia," kata Muadjir.

    Ia menjelaskan telah terbit PP No. 19/2017 sebagai pengganti PP No.74/2008 tentang Guru.

    Menurutnya, inti dari kebijakan itu antara lain bahwa beban kerja guru yang semula diukur dari tatap muka dikelas, yakni minimal 24 jam per minggu atau maksimal 40 jam sudah ditiadakan. Kerja guru akan dialihkan atau disamakan dengan beban PNS pada umumnya, yaitu 40 jam seminggu dan lima hari dalam seminggu.

    "Maka per harinya 8 jam seperti PNS kareba berdasarkan PP yang lama banyak guru tak bisa penuhi 24 jam tatap muka. Akibatnya banyak guru terpaksa mengajar diluar agar dapat tunjangan profesi," katanya.

    Mendikbud menegaskan, kebijakan yang mulai dilaksanakan itu adalah PPK atau Program Penguatan Karakter. Ini wajib untuk dilaksanakan di setiap sekolah negeri. "Sekolah dan guru harus bisa identifikasi potensi di luar sekolah sebagai sumber pembelajaran. Belajar tak harus selalu dikelas," tegasnya.

    Setiap sekolah katanya, ditiap daerah bisa mencari muatan lokal atau kearifan lokal yang bisa ditonjolkan dalam pembelajaran ke siswa. "Kalau di Riau ini yang kuat pencak silat atau menyanyi Melayu, silakan kembangkan disekolah," katanya. (*)

    Antara



     
    Berita Lainnya :
  • Jadi Pembina Apel Perdana Pascacuti Bersama di Riau, Mendikbud Sosialisasikan Kebijakan Baru
  •  
    Komentar Anda :

     
     
    PILIHAN EDITOR
    Dibuka Romi, 140 Peserta Perebutkan Tropi Andi Putra
    Buka FKI 2017, Ini yang Disampaikan Bupati Wardan Dihadapan Lebih dari 20.000 Masyarakat
    Ini Cerita Rana Hauna Hafizhah Pembawa Baki Bendera Merah Putih
    Mantap! Siswi MIN Pangean Raih Emas Diajang Aksioma Tingkat Nasional
    Muhammad Bakri Ikuti Seleksi Pilar-Pilar Sosial Tingkat Nasional
     
     
    INDEKS BERITA
    1 3 Bendahara Bapenda Riau Ditahan, Rekan Kerja Menyaksikan dengan Isak Tangis
    2 Para Suami Jangan Santai, Waspada Tanda-Tanda Istri Mulai Bosan
    3 45 Warga Mandah Inhil Keracunan Usai Makan di Pesta Pernikahan
    4 Umat Muslim Haram Gunakan Atribut Non-Islam
    5 IPRY Siap Jadi Duta Pariwisata dan Budaya Kuansing
    6 Hasil Evaluasi, Ini Realisasi Fisik dan Keuangan Pemkab Bengkalis Tahun 2017
    7 Bertemu dengan Kadis Dipersip, Mahasiswa Kuansing di Jogya Dukung Gerakan Ayo Membaca
    8 Duh! Situs Diskominfotik Bengkalis Diretas
    9 Mantap!, Bupati Mursini Sebut Kuansing Siap Jadi Tuan Rumah Porprov Riau
    10 Warga Kota Tengah Rohul Keluhkan Kondisi Jalan yang Rusak Menahun
     
    Galeri Foto | Advertorial | Indeks
    Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Tentang Kami | Info Iklan
    © 2017 PT. KAPUR MEDIA INDONESIA, All Rights Reserved