www.kapurnews.com
 
Polisi Selidiki Dugaan Malpraktik Dokter di RS Awal Bros Pekanbaru
Selasa, 28-02-2017 - 19:44:01 WIB
Rumah Sakit Awal Bros Pekanbaru
TERKAIT:
 
 

KapurNews.com - Dirkrimsus Polda Riau menyelidiki laporan dugaan malpraktik seorang dokter di Rumah Sakit Awal Bros Kota Pekanbaru terhadap korban Novizar (50).

"Laporan sudah ditangani Sub Ditektorat IV Ditkrimsus. Masih dalam proses lidik dan pengumpulan barang bukti," kata Kabid Humas Polda Riau, Kombes Pol Guntur Aryo Tejo, kepada wartawan, Selasa (28/2/2017).
    
Laporan tersebut diterima Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polda Riau Jumat, (24/2) lalu. Saat itu Novizar, warga Jalan Batin Batuah, Gang Johnsen No 10, Kopelatif, Duri, Kabupaten Bengkalis sampai menangis melapor didampingi suaminya Abdul Gamal.
    
Laporan korban terkait malpraktik yakni dugaan salah suntik oleh dr M Iqbal yang merupakan dokter di Rumah Sakit Awal Bros. Dia diketahui juga mantan dokter di PT Chevron Pasific Indonesia.
    
Menurut penuturan korban, akibat suntikan cairan di bagian lehernya sampai sekarang ia mengalami kelumpuhan pada bagian tangan kanan. "Waktu itu, Jumat (28/3) tahun 2014, saya menemui dr Iqbal untuk melakukan perawatan penyuntikan cairan ke dalam sendi tulang leher saya,' ungkapnya.
    
Setelah disuntik, ia merasa bagian tangan kanan seperti tersentrum dengan rasa sakit yang sangat. "Badan saya tidak dapat bergerak. Sementara itu, dr Iqbal menyatakan hal itu biasa terjadi,' ujarnya seperti diberitakan Antara.
    
Tubuhnya baru sedikit pulih setelah sore harinya. Dikatakannya bahwa tindakan menyuntikkan cairan itu adalah kali ke delapan dilakukan. Namun, tujuh kali suntikan sebelumnya yang dilakukan di Jakarta tidak mengalami apapun.
    
'Itu baru perdana saya disuntik dr Iqbal. Awalnya saya sempat pertanyakan, kenapa dokter umum yang menangani masalah syaraf. Sekarang beginilah nasib saya, bagian tangan kanan saya seperti stroke,' ungkapnya.
    
Secara terpisah, Humas Pengadilan Negeri Pekanbaru, Martin Ginting mengaku sudah pernah mencoba tiga kali memfasilitasi antara korban dan pihak RS Awal Bros serta dr Iqbal. Akan tetapi upaya itu gagal.
    
"Apabila beberapa pihak tidak ingin dilakukan musyawarah, maka tidak dapat dilakukan mediasi. Mediasi ketiga sudah dilakukan, namun sampai belum membuahkan hasil,' terangnya. (*)



 
Berita Lainnya :
  • Polisi Selidiki Dugaan Malpraktik Dokter di RS Awal Bros Pekanbaru
  •  
    Komentar Anda :

     
     
    PILIHAN EDITOR
    Dinilai Tak Transfaran, Besaran Dana Program CSR di Kabupaten Siak Perlu Diaudit
    Dizolimi, DPRD Rohil Kecam Pemerintah Pusat
    DPW Permata Riau Dikukuhkan, Suroto: Transmigran Sudah Membaur dengan Masyarakat Tempatan
    HUT ke-31, RDX Juarai Turnamen Futsal CUP III Asperindo Riau
    Menangkan Lukman Edy di Pilgubri 2018, PKB Riau Mulai Susun Strategi
     
     
    INDEKS BERITA
    1 Mantan Bendaharawan Dinas Cipta Karya dan Tata Ruang Kuansing Ditahan
    2 Pembayaran Kekurangan Gaji Tenaga Honorer Pemkab Kuansing Setelah Audit BPK
    3 Astaga! Istri Pergoki Suami Sedang 'Gituan' dengan Mertua
    4 Polisi Selidiki Dugaan Malpraktik Dokter di RS Awal Bros Pekanbaru
    5 Seruu...Inilah Undian Pacu Jalur Hari ke 3 Putaran Pertama di Tupian Rajo Pangean
    6 Bus Intra Masuk Jurang di Minas
    7 KPRI Karya Maju PGRI Kecamatan Benai Gelar RAT Tahun Buku 2016
    8 Tak Kuat Nanjak, Mobil Dinas Dispenda Masuk Jurang
    9 Rencana Pemkab Kuansing Beli Lahan Seperempat Hektare Senilai Rp2 Miliar Dipertanyakan
    10 Rp217 Miliar Dana Provinsi Masuk ke Kuansing
     
    Galeri Foto | Advertorial | Indeks
    Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Tentang Kami | Info Iklan
    © 2017 PT. KAPUR MEDIA INDONESIA, All Rights Reserved