www.kapurnews.com
 
Buron Tersangka Korupsi PTPN V Dibekuk di Cerenti
Kamis, 09-08-2018 - 19:42:59 WIB
Ilustrasi
TERKAIT:
 
  • Buron Tersangka Korupsi PTPN V Dibekuk di Cerenti
  •  


    KapurNews.com - Seorang buronan tersangka dugaan kasus dugaan tindak pidana korupsi di PT Perkebunan Nusantara (PTPN) V dibekuk Kejaksaan Negeri Kuantan Singingi.

    Kepala Kejaksaan Negeri (Kejari) Kuantan Singingi Hari Wibowo kepada wartawan di Pekanbaru, Kamis, 8 Agustus 2018, mengatakan, tersangka bernama Asmir tersebut melarikan diri setelah ditetapkan sebagai tersangka sejak Juli 2018 lalu. 

    "Kerugian negara dalam perkara ini mencapai Rp1,2 miliar," kata Hari.

    Dia menjelaskan, Asmir ditangkap tanpa perlawanan berarti di salah satu rumah di Desa Pesikaian, Kecamatan Cerenti, Kabupaten Kuantan Singingi (Kuansing) pada Rabu 8 Agustus 2018.

    Penangkapan tersangka, lanjutnya, merupakan hasil koordinasi maksimal seluruh jajaran Kejari Kuansing setelah Asmir ditetapkan sebagai tersangka sesuai surat Sprint-04/N.4.23/fd.1/07/2018 tanggal 2 Juli 2018, atau dua bulan setelah dirinya memimpin Kejari Kuansing.

    "Kita terus melakukan pengintaian dan pengejaran sampai Rabu pagi kita mendapat informasi, yang bersangkutan sedang berada di rumahnya," ujarnya.

    Dengan ditangkapnya Asmir, ia menuturkan masih terdapat seorang tersangka lainnya berinisial KS yang belum berhasil terungkap keberadaannya. Namun ia memastikan jaksa masih terus melakukan pencarian dan bertekad untuk menangkap KS.

    Dalam perkara ini, Asmir yang sebelumnya menjabat sebagai Manajer Kebun Koperasi Tani Siampo Pelangi Desa Pesikaian diduga terlibat dalam kasus korupsi pembuatan sertifikat tanah untuk kebun pola Koperasi Kredit Primer untuk Anggota (KKPA) yang bermitra dengan PTPN V.

    Seluruh biaya pembuatan sertifikat yang berlangsung pada 2010 silam tersebut berasal dari perusahaan perkebunan milik negara PTPN V.

    Sejatinya, penerbitan sertifikat lahan tersebut untuk keperluan operasional koperasi. Terdapat sekitar 200 persil lahan yang diproses tersangka. Belakangan, sertifikat tersebut tidak dapat diterbitkan lantaran masuk dalam kawasan Hutan Produksi Terbatas (HPT).

    Seharusnya, sisa bantuan sebesar Rp1,2 miliar tersebut dikembalikan ke PTPN V, namun tersangka justru menggunakan uang tersebut untuk keperluan pribadi sehingga kerugian negara diduga mencapai Rp1,2 miliar.

    Sebelumnya, dalam perkara yang sama ketua koperasi, Arlimus telah divonis enam tahun penjara oleh Pengadilan Tipikor Pekanbaru pada April 2018 lalu. Mantan Anggota DPRD Kuansing itu juga harus membayar denda Rp200 juta subsider empat bulan penjara. (*)

    Sumber: Antara



     
    Berita Lainnya :
  • Buron Tersangka Korupsi PTPN V Dibekuk di Cerenti
  •  
    Komentar Anda :

     
     
    PILIHAN EDITOR
    Dibuka Romi, 140 Peserta Perebutkan Tropi Andi Putra
    Buka FKI 2017, Ini yang Disampaikan Bupati Wardan Dihadapan Lebih dari 20.000 Masyarakat
    Ini Cerita Rana Hauna Hafizhah Pembawa Baki Bendera Merah Putih
    Mantap! Siswi MIN Pangean Raih Emas Diajang Aksioma Tingkat Nasional
    Muhammad Bakri Ikuti Seleksi Pilar-Pilar Sosial Tingkat Nasional
     
     
    INDEKS BERITA
    1 3 Bendahara Bapenda Riau Ditahan, Rekan Kerja Menyaksikan dengan Isak Tangis
    2 Para Suami Jangan Santai, Waspada Tanda-Tanda Istri Mulai Bosan
    3 Umat Muslim Haram Gunakan Atribut Non-Islam
    4 45 Warga Mandah Inhil Keracunan Usai Makan di Pesta Pernikahan
    5 IPRY Siap Jadi Duta Pariwisata dan Budaya Kuansing
    6 Hasil Evaluasi, Ini Realisasi Fisik dan Keuangan Pemkab Bengkalis Tahun 2017
    7 Bertemu dengan Kadis Dipersip, Mahasiswa Kuansing di Jogya Dukung Gerakan Ayo Membaca
    8 Duh! Situs Diskominfotik Bengkalis Diretas
    9 Mantap!, Bupati Mursini Sebut Kuansing Siap Jadi Tuan Rumah Porprov Riau
    10 Seperti Ini Gambaran 2 Fly Over yang Akan Dibangun di Pekanbaru
     
    Galeri Foto | Advertorial | Indeks
    Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Tentang Kami | Info Iklan
    © 2017 PT. KAPUR MEDIA INDONESIA, All Rights Reserved