www.kapurnews.com
 
Seorang Istri di Mandau Sewa Pembunuh Bayaran Habisi Nyawa Suami
Jumat, 17-05-2019 - 04:42:49 WIB

TERKAIT:
 
  • Seorang Istri di Mandau Sewa Pembunuh Bayaran Habisi Nyawa Suami
  •  


    KapurNews.com - Rifna, seorang ibu rumah tangga di Jalan Pelita, Kecamatan Mandau, Kabupaten Bengkalis tega membunuh suaminya, Salman. Alasannya, dia mengaku hubungan rumah tangganya sudah lama tidak harmonis dan sering cekcok dengan sang suami.

    Polisi menyebut ada unsur perselingkuhan yang dilakukan istri korban dalam kasus ini. Rifna mengajak dua orang pria bernama Avwita dan Honas Saputra. Mereka bertiga membuat perencanaan yang mematang untuk menghabisi nyawa Salman.

    "Alat yang digunakan untuk membunuh oleh para pelaku berupa batu gilingan cabai dan pisau dapur. Ada juga bantal, tiga buah HP milik para tersangka serta kain lap bercak darah," kata Kapolres Rokan Hulu AKBP Yusup, Kamis 16 Mei 2019.

    Jasad Salman ditemukan tak bernyawa dan bersimbah darah di kamar rumahnya Senin 13 Mei 2019. Awalnya, Rifna berteriak histeris dan mengadukan ke tetangganya bahwa suaminya dibunuh orang. Dia membuat drama seolah-olah sang suami memang dibunuh orang lain.

    "Istri korban juga membuat laporan ke Polsek Mandau, dia berdalih suaminya dibunuh orang," ujarnya.

    Kepada polisi, Rifna mengarang cerita, korban sempat keluar rumah bermain kartu. Kemudian korban pulang pukul 01.30 WIB dan masuk kamar. Kemudian saat akan sahur, Rifna mengaku melihat suaminya tewas bersimbah darah.

    Pelaku mengaku kamarnya diacak-acak orang tak dikenal yang membunuh suaminya. Untuk meyakinkan cerita, Rifna berdalih perhiasan emas miliknya dibawa perampok. Atas laporan itu, petugas melakukan penyelidikan.

    "Petugas tak percaya begitu saja, lalu melakukan olah tempat kejadian perkara. Ada kecurigaan dari kejadian itu," ucapnya.

    Anggota Polsek Mandau banyak menemukan kejanggalan. Tak puas, anggota Polres Bengkalis turun tangan untuk kembali melakukan olah TKP. Beberapa barang bukti lain ditemukan polisi di sekitaran rumah korban.

    "Ada kain lap bercak darah di tong sampah belakang rumah. Saat olah TKP pertama, kain lap itu tidak ada. Tapi ketika olah TKP kedua, kok ada. Dari situ kita mulai curiga," paparnya.

    Saat diperiksa, kata Yusup keterangan yang diberikan Rifna selalu berubah dan menjawab berbelit-belit. Petugas akhirnya mengamankan Rifna untuk diinterogasi lebih dalam. Dia menghentikan dramanya hingga mengakui telah membunuh sang suami bersama dua orang saudaranya.

    "Jadi pelakunya ada tiga, Rifna, Avwita dan Honas. Kalau si Honas ini merupakan teman selingkuhan Rifna, pria inisial An yang masih kita cari," jelasnya.

    Polisi menyelidiki apakah An terlibat dalam pembunuhan ini atau tidak. Sebab, selama ini Rifna mengaku berselingkuh dengan An. Hal itu diungkapkan Rifna kepada polisi.

    "Rifna selingkuh karena sering dikasari suaminya, itu pengakuan dia. Sedangkan tersangka Avwita ikut membunuh korban karena juga memiliki dendam dengan korban," kata Yusup.

    Pelaku eksekutornya adalah Honas, pria ini dibayar Rp500 ribu untuk membunuh korban. Setelah pekerjaan selesai, Rifna menjanjikan akan membayar Rp2,5 juta lagi. "Honas ini pembunuh bayaran istri korban," ungkap dia.

    Untuk membayar Honas, Rifna menjual emasnya. Padahal sebelumnya, dia mengaku emasnya hilang dicuri ketika korban ditemukan tewas. Awalnya Honas meminta Rp10 juta, tapi Rifna tidak memiliki uang seperti permintaan Honas.

    "Akhirnya sepakat Rp3 juta, bayar di depan Rp500 ribu. Sedangkan sisanya akan dibayar kalau santunan kematian suaminya dibayar," ucap Yusup.

    Ketiga tersangka dijerat dengan Pasal 340 subsider 338 Kitab Undang-undang Hukum Pidana dengan ancaman pidana mati atau seumur hidup. Mereka terlibat pembunuhan berencana. (*)

    Sumber: merdeka.com




     
    Berita Lainnya :
  • Seorang Istri di Mandau Sewa Pembunuh Bayaran Habisi Nyawa Suami
  •  
    Komentar Anda :

     
     
    PILIHAN EDITOR
    Dibuka Romi, 140 Peserta Perebutkan Tropi Andi Putra
    Buka FKI 2017, Ini yang Disampaikan Bupati Wardan Dihadapan Lebih dari 20.000 Masyarakat
    Ini Cerita Rana Hauna Hafizhah Pembawa Baki Bendera Merah Putih
    Mantap! Siswi MIN Pangean Raih Emas Diajang Aksioma Tingkat Nasional
    Muhammad Bakri Ikuti Seleksi Pilar-Pilar Sosial Tingkat Nasional
     
     
    INDEKS BERITA
    1 3 Bendahara Bapenda Riau Ditahan, Rekan Kerja Menyaksikan dengan Isak Tangis
    2 10 Kepala Daerah di Riau Deklarasi Dukung Jokowi Ditegur Gubernur
    3 Terkait Pemasangan Baliho Mardianto Manan, Ini Penjelasan Koodinator Tim Pemenangan
    4 Pelayanan Kesehatan Amburadul, Mahasiswa Datangi Diskes Inhil
    5 Para Suami Jangan Santai, Waspada Tanda-Tanda Istri Mulai Bosan
    6 Umat Muslim Haram Gunakan Atribut Non-Islam
    7 45 Warga Mandah Inhil Keracunan Usai Makan di Pesta Pernikahan
    8 IPRY Siap Jadi Duta Pariwisata dan Budaya Kuansing
    9 Hasil Evaluasi, Ini Realisasi Fisik dan Keuangan Pemkab Bengkalis Tahun 2017
    10 Duh! Situs Diskominfotik Bengkalis Diretas
     
    Galeri Foto | Advertorial | Indeks
    Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Tentang Kami | Info Iklan
    © 2017 PT. KAPUR MEDIA INDONESIA, All Rights Reserved