www.kapurnews.com
 
Diduga Korupsi Alkes, 3 Dokter RSUD Arifin Ahmad Dituntut Hukuman Berbeda
Kamis, 11-04-2019 - 08:07:49 WIB

TERKAIT:
 
  • Diduga Korupsi Alkes, 3 Dokter RSUD Arifin Ahmad Dituntut Hukuman Berbeda
  •  


    KapurNews.com - Jaksa Penuntut Umum Kejaksaan Negeri Pekanbaru menuntut tiga dokter RSUD Arifin Achmad Pekanbaru dengan hukuman berbeda, dalam kasus pengadaan alat kesehatan (Alkes). 

    Ada yang dituntut 1 tahun 6 bulan hingga 2 tahun 6 bulan penjara. Sidang berlangsung di Pengadilan Negeri Pekanbaru, Rabu 10 April 2019, dipimpin Majelis Hakim Saut Maruli Tua Pasaribu.

    Jaksa juga menuntut dua kontraktor dari CV Prima Mustika Raya (PMR) Yuni Efrianti selaku direktur, dan Muklis yang merupakan staf CV PMR.

    "Menuntut terdakwa dr Welly Zulfikar dengan pidana penjara selama 2 tahun 6 bulan, denda Rp50 juta atau subsider 6 bulan. Terdakwa juga diwajibkan membayar kerugian negara sebesar Rp213 juta, dan jika tidak dibayar dapat diganti hukuman, (subsider) selama 1 tahun 3 bulan," ujar JPU Lusinmanmora dan Puji Dwi Jona.

    Sementara untuk terdakwa Dr Masrial, jaksa menjatuhkan tuntutan hukuman pidana penjara selama 2 tahun, dendaRp 50 juta subsider 6 bulan. Masrial juga diwajibkan membayar kerugian negara sebesar Rp131 juta subsider 1 tahun.

    Sedangkan Drg Kuswan Ambar Pamungkas dituntut hukuman pidana penjara selama 1 tahun 8 bulan, denda Rp50 juta subsider 6 bulan kurungan. Namun Kuswan tidak dibebani membayar kerugian negara.

    "Dan untuk dua orang rekanan dalam pengadaan alat kesehatan tersebut, Yuni Effianti dan Muklis, masing masing dituntut hukuman selama 1 tahun 8 bulan penjara denda Rp50 juta subsider 6 bulan," lanjutnya.

    Kelima terdakwa dijerat pasal 3 jo pasal 18 Undang-undang Nomor 20 tahun 2001, tentang pemberantasan tindak pidana korupsi, jo Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP.

    Atas tuntutan hukuman dari jaksa penuntut tersebut, kelima terdakwa berencana mengajukan pembelaan yang akan disampaikan pada sidang Senin depan.

    Untuk diketahui, empat terdakwa dr Welly Zulfikar, dr Kuswan Ambar Pamungkas dan drg Masrizal, serta Yuni Efrianti tidak ditahan dan hanya berstatus tahanan kota.

    Sementara, terdakwa Muklis kembali digiring ke sel tahanan. Karena tidak mengajukan permohonan pengalihan penahanan.

    Padahal sebelumnya mereka ditahan jaksa meski sudah beberapa kali ratusan dokter teman mereka berunjuk rasa. Sebab, perbuatan mereka diduga telah merugikan negara sebesar Rp420 juta.

    Kasus itu berawal pada tahun 2012 dan 2013 lalu, ketika RSUD Arifin Achmad mendapat pagu anggaran sebesar Rp5 miliar untuk pengadaan alkes.

    Proyek itu disinyalir tidak sesuai prosedur, di mana pihak rumah sakit menggunakan nama rekanan CV PMR untuk pengadaan alat bedah senilai Rp1,5 miliar. Namun dalam prosesnya, justru pihak dokter yang membeli langsung alat-alat tersebut kepada distributor melalui PT Orion Tama, PT Pro-Health dan PT Atra Widya Agung.

    Nama CV PMR diketahui hanya digunakan untuk proses pencairan, dan dijanjikan mendapat keuntungan sebesar lima persen dari nilai kegiatan. Dari hasil audit BPKP Riau, tindakan kelima terdakwa menyebabkan kerugian negara sebesar Rp420.205.222. (*)

    Sumber: merdeka.com
     



     
    Berita Lainnya :
  • Diduga Korupsi Alkes, 3 Dokter RSUD Arifin Ahmad Dituntut Hukuman Berbeda
  •  
    Komentar Anda :

     
     
    PILIHAN EDITOR
    Dibuka Romi, 140 Peserta Perebutkan Tropi Andi Putra
    Buka FKI 2017, Ini yang Disampaikan Bupati Wardan Dihadapan Lebih dari 20.000 Masyarakat
    Ini Cerita Rana Hauna Hafizhah Pembawa Baki Bendera Merah Putih
    Mantap! Siswi MIN Pangean Raih Emas Diajang Aksioma Tingkat Nasional
    Muhammad Bakri Ikuti Seleksi Pilar-Pilar Sosial Tingkat Nasional
     
     
    INDEKS BERITA
    1 3 Bendahara Bapenda Riau Ditahan, Rekan Kerja Menyaksikan dengan Isak Tangis
    2 10 Kepala Daerah di Riau Deklarasi Dukung Jokowi Ditegur Gubernur
    3 Terkait Pemasangan Baliho Mardianto Manan, Ini Penjelasan Koodinator Tim Pemenangan
    4 Pelayanan Kesehatan Amburadul, Mahasiswa Datangi Diskes Inhil
    5 Para Suami Jangan Santai, Waspada Tanda-Tanda Istri Mulai Bosan
    6 Umat Muslim Haram Gunakan Atribut Non-Islam
    7 45 Warga Mandah Inhil Keracunan Usai Makan di Pesta Pernikahan
    8 IPRY Siap Jadi Duta Pariwisata dan Budaya Kuansing
    9 Hasil Evaluasi, Ini Realisasi Fisik dan Keuangan Pemkab Bengkalis Tahun 2017
    10 Duh! Situs Diskominfotik Bengkalis Diretas
     
    Galeri Foto | Advertorial | Indeks
    Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Tentang Kami | Info Iklan
    © 2017 PT. KAPUR MEDIA INDONESIA, All Rights Reserved