www.kapurnews.com
 
Riau Termasuk Jalur Favorit Penyelundupan Narkoba dari Malaysia
Minggu, 30-12-2018 - 19:28:21 WIB
Sabu-sabu
TERKAIT:
 
  • Riau Termasuk Jalur Favorit Penyelundupan Narkoba dari Malaysia
  •  


    KapurNews.com - Direktorat Tindak Pidana Narkoba Bareskrim Polri sepanjang 2018 telah melakukan pemetaan atas daerah yang menjadi jalur peredaran narkoba.

    Aceh, Sumatra Utara (Sumut) dan Riau menjadi daerah yang paling rawan dalam lalu lintas narkoba, terutama sabu. "Provinsi Sumut, wilayah Pantai Timur Sumatra Utara merupakan pintu masuk peredaran narkotika jenis sabu dari Malaysia," ujar Direktur Tindak Pidana Narkoba Bareskrim Polri Brigadir Jenderal Polisi Eko Daniyanto dalam keterangan tertulisnya, Minggu 30 Desember 2018.

    Rute di jalur Sumatra meliputi darat, laut dan udara. Narkoba dari Malaysia kerap bergerak dari Aceh menuju Sumut untuk selanjutnya dengan jalur udara. Jalur udara, narkoba diterbangkan melalui Bandara Kualanamu. Namun, kerja sama polisi dan Bea Cukai kerap menggagalkan upaya ini.

    Sementara jalur laut menjadi yang paling dominan. Sabu kerap diselundupkan dari Malaysia. Jalur penyelundupan Sabu via laut dari Malaysia ke Indonesia melalui jalur Johor-Dumai, Bengkalis Pulau Rupat-Batam.

    "Itu merupakan rute yang singkat dan dianggap jalur yang aman bagi para penyelundup Narkoba dari Malaysia, Johor ke Indonesia," ujar Eko menjelaskan.

    Narkoba yang berasal dari Malaysia juga melalui jalur laut pantai timur Sumatera yang masuk melalui jalur tikus, yang meliputi Perairan Aceh, dan Tanjung Balai Asahan.

    Selain Sumut, sabu juga diselundupkan melalui Riau dan Kepulauan Riau. Wilayah Selat Malaka, kata Eko, kerap menjadi jalur favorit penyelundupan narkoba.

    "Wilayah Perairan Selat Malaka juga dijadikan sebagai lalu lintas penyelundupan narkoba jenis shabu masuk melalui Pulau Bengkalis, Rupat dan Dumai," ujar Eko menjelaskan.

    Khusus untuk Aceh, di samping menjadi pintu masuk narkoba Malaysia, Aceh juga masih merupakan produsen ganja terbesar di Indonesia.

    Polisi melakukan Operasi Rencong Mandiri di Lhokseumawe, Aceh pada tanggal 11-12 Oktober 2018 oleh Tim Dittipidnarkoba Bareskrim Polri dan Polda Aceh. "Operasi itu berhasil memusnahkan 7,8 Ton ganja di 4 titik lokasi seluas 7,5 Hektar," ujar Eko Daniyanto.

    Sumber: Republika



     
    Berita Lainnya :
  • Riau Termasuk Jalur Favorit Penyelundupan Narkoba dari Malaysia
  •  
    Komentar Anda :

     
     
    PILIHAN EDITOR
    Dibuka Romi, 140 Peserta Perebutkan Tropi Andi Putra
    Buka FKI 2017, Ini yang Disampaikan Bupati Wardan Dihadapan Lebih dari 20.000 Masyarakat
    Ini Cerita Rana Hauna Hafizhah Pembawa Baki Bendera Merah Putih
    Mantap! Siswi MIN Pangean Raih Emas Diajang Aksioma Tingkat Nasional
    Muhammad Bakri Ikuti Seleksi Pilar-Pilar Sosial Tingkat Nasional
     
     
    INDEKS BERITA
    1 3 Bendahara Bapenda Riau Ditahan, Rekan Kerja Menyaksikan dengan Isak Tangis
    2 10 Kepala Daerah di Riau Deklarasi Dukung Jokowi Ditegur Gubernur
    3 Terkait Pemasangan Baliho Mardianto Manan, Ini Penjelasan Koodinator Tim Pemenangan
    4 Pelayanan Kesehatan Amburadul, Mahasiswa Datangi Diskes Inhil
    5 Para Suami Jangan Santai, Waspada Tanda-Tanda Istri Mulai Bosan
    6 Umat Muslim Haram Gunakan Atribut Non-Islam
    7 45 Warga Mandah Inhil Keracunan Usai Makan di Pesta Pernikahan
    8 IPRY Siap Jadi Duta Pariwisata dan Budaya Kuansing
    9 Hasil Evaluasi, Ini Realisasi Fisik dan Keuangan Pemkab Bengkalis Tahun 2017
    10 Duh! Situs Diskominfotik Bengkalis Diretas
     
    Galeri Foto | Advertorial | Indeks
    Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Tentang Kami | Info Iklan
    © 2017 PT. KAPUR MEDIA INDONESIA, All Rights Reserved