www.kapurnews.com
 
Rugikan Negara Rp211 Juta, DLH Rohil Deadline PT. RSM
Jumat, 28-12-2018 - 13:34:15 WIB
Kepala Dinas Lingkungan Hidup Rohil, Suwandi foto bersama usai gelar ekspos ganti rugi pencemaran lingkungan. (KapurNews.com)
TERKAIT:
 
  • Rugikan Negara Rp211 Juta, DLH Rohil Deadline PT. RSM
  •  


    KapurNews.com - Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Rokan Hilir gelar ekspos kajian kerugian terkait pencemaran lingkungan yang dilakukan pihak perusahaan kelapa sawit (PKS) milik PT Riau Sawit Makmur Teluk Mega, Kecamatan Tanah Putih di salah satu hotel di Bagansiapiapi, Kamis 27 Desember 2018.

    Kepala Dinas Lingkungan Hidup, Suwandi S.Sos kepada wartawan mengatakan, pihaknya mengkajian akibat pencemaran lingkungan yang dilakukan oleh pihak perusahaan PT RSM hari ini merupakan tindak lanjut daripada surat keputusan Bupati Nomor 544 Tahun 2017.

    Kewajiban dari pihak perusahaan adalah membayar kerugian lingkungan. Disebutkannya, untuk menghitung kerugian lingkungan ini pihak pemerintah dalam hal ini DLH memakai tenaga ahli dari Universitas Muhammadiyah Riau.

    "Ini merupakan persentase dan ekspos terhadap kajian yang sudah mereka lakukan," kata Suwandi, menjelaskan.

    Dalam gelar ekspos tersebut Suwandi mengaku ada beberapa perkembangan masukan dan usulan dari masyarakat setempat melalui pemerintah. Baik pemerintah kecamatan, kepenghuluan dan kelurahan.

    "Itu menjadi catatan bagi kita khusus berkaitan dengan kewajiban perusahaan terhadap masyarakat setempat," cetusnya.

    Untuk diketahui secara bersama, nilai total kerugian yang harus dibayarkan oleh pihak pabrik kelapa sawit (PKS) PT RSM kepada negara adalah sebesar Rp211 juta.

    Sesuai dengan ketentuan Peraturan Menteri (Permen) Lingkungan Hidup (LH) Nomor 7 Tahun 2014 Pasal 8 menyebutkan, ini merupakan pendapatan negara bukan pajak, dan wajib disetorkan kepada negara.

    "Tadi kami sudah sampaikan kepada pihak perusahaan dalam jangka waktu satu bulan mereka sudah harus membayarkan kepada negara melalui Kantor Perbendaharaan dan Kas Negara (KPKN)," kata Suwandi menegaskan.

    Dalam ekspos pencemaran lingkungan tersebut turut dihadiri seluruh stakeholder dan organisasi perangkat daerah (OPD) yang berkaitan langsung dengan nelayan.

    Kemudian organisasi Himpunan Nelayan Seluruh Indonesia (HSNI), pemerintah setempat seperti camat, lurah, penghulu dan pihak perusahaan kelapa sawit PT RSM. (kpr/wis)





     
    Berita Lainnya :
  • Rugikan Negara Rp211 Juta, DLH Rohil Deadline PT. RSM
  •  
    Komentar Anda :

     
     
    PILIHAN EDITOR
    Dibuka Romi, 140 Peserta Perebutkan Tropi Andi Putra
    Buka FKI 2017, Ini yang Disampaikan Bupati Wardan Dihadapan Lebih dari 20.000 Masyarakat
    Ini Cerita Rana Hauna Hafizhah Pembawa Baki Bendera Merah Putih
    Mantap! Siswi MIN Pangean Raih Emas Diajang Aksioma Tingkat Nasional
    Muhammad Bakri Ikuti Seleksi Pilar-Pilar Sosial Tingkat Nasional
     
     
    INDEKS BERITA
    1 3 Bendahara Bapenda Riau Ditahan, Rekan Kerja Menyaksikan dengan Isak Tangis
    2 10 Kepala Daerah di Riau Deklarasi Dukung Jokowi Ditegur Gubernur
    3 Terkait Pemasangan Baliho Mardianto Manan, Ini Penjelasan Koodinator Tim Pemenangan
    4 Pelayanan Kesehatan Amburadul, Mahasiswa Datangi Diskes Inhil
    5 Para Suami Jangan Santai, Waspada Tanda-Tanda Istri Mulai Bosan
    6 Umat Muslim Haram Gunakan Atribut Non-Islam
    7 45 Warga Mandah Inhil Keracunan Usai Makan di Pesta Pernikahan
    8 IPRY Siap Jadi Duta Pariwisata dan Budaya Kuansing
    9 Hasil Evaluasi, Ini Realisasi Fisik dan Keuangan Pemkab Bengkalis Tahun 2017
    10 Duh! Situs Diskominfotik Bengkalis Diretas
     
    Galeri Foto | Advertorial | Indeks
    Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Tentang Kami | Info Iklan
    © 2017 PT. KAPUR MEDIA INDONESIA, All Rights Reserved