www.kapurnews.com
 
Mantan Kades dan Menantu Gasak Dana Desa
Rabu, 26-12-2018 - 23:30:19 WIB
Ilustrasi
TERKAIT:
 
  • Mantan Kades dan Menantu Gasak Dana Desa
  •  


    KapurNews.com - Mantan Kepala Desa Tinggimae, Kecamatan Barombong, Kabupaten Gowa, Sulsel berinisial FH (60) bersama menantu, RS (31) dan sekretaris Badan Pemusyawaratan Desa (BPD), AP (52) ditetapkan tersangka oleh penyidik Polres Gowa dalam kasus penyalahgunaan Anggaran Dana Desa (ADD).

    FH bersama RS, anak mantunya yang menjabat sebagai Kepala Urusan Keuangan (Kaur) Desa Tinggimae sekaligus bendahara diduga telah menggelapkan ADD sebesar Rp700 juta lebih dari total Rp3 miliar, baik dari APBN maupuan APBD Kabupaten Gowa di Tahun Anggaran (TA) 2016 dan 2017.

    Kapolres Gowa AKBP Shinto Bina Gunawan Silitonga mengatakan, FH bersama RS melakukan pencairan dana ke Bank BPD Sulselbar untuk pembangunan jalan tani dengan panjang relatif dari 200 meter hingga 300 meter. Kemudian bertindak selaku pelaksana di lapangan adalah lelaki AP yang sebenarnya bukan kewenangannya.

    Faktanya di lapangan, kata Shinto, proyek-proyek pembangunan jalan hanya sebagian kecil dengan berbagai alasan seperti karena cuaca dan tidak cukupnya ketersediaan bahan baku. Ini sudah masuk kategori tidak melaksanakan kewajiban sebagai penyelenggara negara.

    "Selain itu, mereka juga khususnya lelaki RS selaku kepala urusan keuangan membuat laporan fiktif seolah-olah pembangunan selesai 100 persen padahal prestasi kerja kurang dari 100 persen. Caranya, mereka membuat stempel-stempel dan nota-nota palsu untuk menyempurnakan laporannya. Hasil penyelidikan dan penyidikan, dari total dana Rp 3 miliar lebih, negara alami kerugian kurang lebih Rp700 juta," kata Shinto kepada wartawan di Mapolres Gowa, Rabu 26/12).

    Barang bukti yang disita ada 71 item antara lain dokumen laporan realisasi APBD tahun 2016 dan 2017, stempel-stempel berlabel beberapa toko, rekening koran Desa Tinggimae, laptop, printer dan buku-buku tabungan.

    Pengungkapan kasus penggelapan Anggaran Dana Desa tersebut, kata Kapolres Gowa, atas kerja sama dengan Aparatur Pengawasan Internal Pemerintah (APIP) Pemkab Gowa. Diawali penyelidikan selama kurang lebih dua bulan, dan Oktober kemarin sudah masuk dan menemukan fakta-fakta untuk segera gelar perkara. Hasilnya, status penyelidikan ditingkatkan ke penyidikan dan menetapkan tiga tersangka itu.

    "Pasal yang disangkakan adalah pasal 2 sub pasal 3 UU No 20 tahun 2001 tentang perubahan atas UU No 31 tahun 1999 tentang pemberantasan Tipikor, junto pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHPidana dengan ancaman paling lama 20 tahun penjara," pungkas AKBP Shinto Bina Gunawan Silitonga. (*)

    Sumber: merdeka.com



     
    Berita Lainnya :
  • Mantan Kades dan Menantu Gasak Dana Desa
  •  
    Komentar Anda :

     
     
    PILIHAN EDITOR
    Dibuka Romi, 140 Peserta Perebutkan Tropi Andi Putra
    Buka FKI 2017, Ini yang Disampaikan Bupati Wardan Dihadapan Lebih dari 20.000 Masyarakat
    Ini Cerita Rana Hauna Hafizhah Pembawa Baki Bendera Merah Putih
    Mantap! Siswi MIN Pangean Raih Emas Diajang Aksioma Tingkat Nasional
    Muhammad Bakri Ikuti Seleksi Pilar-Pilar Sosial Tingkat Nasional
     
     
    INDEKS BERITA
    1 3 Bendahara Bapenda Riau Ditahan, Rekan Kerja Menyaksikan dengan Isak Tangis
    2 10 Kepala Daerah di Riau Deklarasi Dukung Jokowi Ditegur Gubernur
    3 Terkait Pemasangan Baliho Mardianto Manan, Ini Penjelasan Koodinator Tim Pemenangan
    4 Pelayanan Kesehatan Amburadul, Mahasiswa Datangi Diskes Inhil
    5 Para Suami Jangan Santai, Waspada Tanda-Tanda Istri Mulai Bosan
    6 Umat Muslim Haram Gunakan Atribut Non-Islam
    7 45 Warga Mandah Inhil Keracunan Usai Makan di Pesta Pernikahan
    8 IPRY Siap Jadi Duta Pariwisata dan Budaya Kuansing
    9 Hasil Evaluasi, Ini Realisasi Fisik dan Keuangan Pemkab Bengkalis Tahun 2017
    10 Duh! Situs Diskominfotik Bengkalis Diretas
     
    Galeri Foto | Advertorial | Indeks
    Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Tentang Kami | Info Iklan
    © 2017 PT. KAPUR MEDIA INDONESIA, All Rights Reserved