www.kapurnews.com
 
Lukman Edy: Timses Prabowo-Sandi Jangan Buat Hoaks di Sektor Ekonomi
Senin, 08-10-2018 - 21:11:02 WIB
Lukman Edy
TERKAIT:
 
  • Lukman Edy: Timses Prabowo-Sandi Jangan Buat Hoaks di Sektor Ekonomi
  •  


    KapurNews.com - Ketua DPP PKB Lukman Edy meminta agar Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo Subianto-Sandiaga Uno untuk tidak membuat hoaks baru di sektor ekonomi. Lukman menilai, kubu Prabowo-Sandi sedang membangun narasi agar seluruh elemen masyarakat membantah data ekonomi nasional saat ini.

    "Ada pernyataan bahwa emak-emak sedang sulit, misalnya, lalu dicari orang-orang untuk memberi pengakuan bahwa hidup saat ini susah. Akan tetapi, narasi itu ternyata gagal,” kata Lukman di Posko Cemara 19, Menteng, Jakarta Pusat, Senin 8 Oktober 2018.

    Dia menilai, kampanye mengkritisi kondisi ekonomi tanpa data yang jelas hanya akan membuat hoaks baru di sektor ekonomi. Pemerintah telah menugaskan Badan Pusat Statistik (BPS) untuk merilis data-data ekonomi secara independen. 

    Karena itu, ia mengatakan, pemerintah tidak asal bicara dalam menyosialisasikan realisasi kinerja. Lukman pun menyayangkan sikap pasangan calon Prabowo-Sandi yang menilai data BPS patut diragukan. 

    Menurutnya, sikap semacam itu bisa disebut sebagai upaya pembodohan masyarakat. Sebab, sikap tersebut sekadar menyebarkan pesimisme terhadap bangsa dan negara.

    Seyogianya, lanjut Lukman, BPN Prabowo-Sandi mengedepankan perdebatan tentang cara agar Indonesia ke depan dapat lebih baik. “Pendekatan apa yang lebih baik dan cerdas daripada ide yang dituangkan pemerintahan sekarang,” katanya.

    Ia mengakui, target pertumbuhan ekonomi nasional tidak tercapai pada tahun keempat pemerintahan Jokowi-JK. Namun, hal tersebut lebih disebabkan oleh target yang amat tinggi. 

    Empat tahun lalu, Lukman mengatakan, pemerintah terlalu optimistis dalam menetapkan target. Namun, tahun demi tahun keberjalanan pemerintahan target-target ekonomi lebih moderat.

    “Narasi yang mereka (Prabowo-Sandi) bangun itu kan narasi waktu 2014. Sekarang kan kondisinya sudah berbeda,” katanya.

    Koalisi Indonesia Adil Makmur fokus mengusung isu pembangunan di sektor ekonomi. Tim Prabowo-Sandi dalam setiap kesempatan juga kerap mengkritik kinerja tim ekonomi di pemerintahanan.  

    Dua isu yang terus digaungkan, yakni soal stabilitas harga bahan pokok serta ketersediaan lapangan pekerjaan. Selain itu, pelemahan nilai tukar rupiah yang tembus Rp 15 ribu per dolar AS menjadi salah satu bahan kritik terhadap pemerintah.

    Mengutip data Badan Pusat Statistik (BPS) per 1 Oktober 2018, sepanjang September 2018 Indonesia mengalami deflasi sebesar 0,18 persen. Secara tahunan (September 2017-September 2018), laju inflasi Indonesia sebesar 2,88 persen atau di bawah batas pemerintah sebesar 3,5 plus-minus satu persen. Tingkat inflasi umum sebesar 1,94 persen serta laju inflasi inti sebesar 2,38 persen.

    Sementara itu, untuk tingkat pengangguran terbuka (TPT), BPS mencatat pada kurun Februari 2017-Februari 2018 jumlah pengangguran di Indonesia berkurang 140 ribu orang. Hal itu sejalan dengan tingkat pengangguran terbuka yang turun menjadi 5,13 persen dari sebelumnya sebesar 5,77 persen pada Februari 2017.

    Namun, BPS mencatat jumlah pengangguran di kota lebih tinggi ketimbang pengangguran di desa. Pada Februari 2018, pengangguran di kota sebesar 6,34 persen, sementara di desa sebesar 3,72 persen. Adapun jumlah angkatan kerja pada Februari 2018 mencapai 133,94 juta orang atau naik 2,39 juta orang dibanding periode sama tahun 2017. (*)

    Sumber: Republika



     
    Berita Lainnya :
  • Lukman Edy: Timses Prabowo-Sandi Jangan Buat Hoaks di Sektor Ekonomi
  •  
    Komentar Anda :

     
     
    PILIHAN EDITOR
    Dibuka Romi, 140 Peserta Perebutkan Tropi Andi Putra
    Buka FKI 2017, Ini yang Disampaikan Bupati Wardan Dihadapan Lebih dari 20.000 Masyarakat
    Ini Cerita Rana Hauna Hafizhah Pembawa Baki Bendera Merah Putih
    Mantap! Siswi MIN Pangean Raih Emas Diajang Aksioma Tingkat Nasional
    Muhammad Bakri Ikuti Seleksi Pilar-Pilar Sosial Tingkat Nasional
     
     
    INDEKS BERITA
    1 3 Bendahara Bapenda Riau Ditahan, Rekan Kerja Menyaksikan dengan Isak Tangis
    2 10 Kepala Daerah di Riau Deklarasi Dukung Jokowi Ditegur Gubernur
    3 Terkait Pemasangan Baliho Mardianto Manan, Ini Penjelasan Koodinator Tim Pemenangan
    4 Pelayanan Kesehatan Amburadul, Mahasiswa Datangi Diskes Inhil
    5 Para Suami Jangan Santai, Waspada Tanda-Tanda Istri Mulai Bosan
    6 Umat Muslim Haram Gunakan Atribut Non-Islam
    7 45 Warga Mandah Inhil Keracunan Usai Makan di Pesta Pernikahan
    8 IPRY Siap Jadi Duta Pariwisata dan Budaya Kuansing
    9 Hasil Evaluasi, Ini Realisasi Fisik dan Keuangan Pemkab Bengkalis Tahun 2017
    10 Duh! Situs Diskominfotik Bengkalis Diretas
     
    Galeri Foto | Advertorial | Indeks
    Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Tentang Kami | Info Iklan
    © 2017 PT. KAPUR MEDIA INDONESIA, All Rights Reserved