www.kapurnews.com
 
Saat Debat Publik, Simpatisan Paslon Menyusup Masuk ke Dalam Ruangan
Selasa, 08-05-2018 - 20:54:49 WIB

TERKAIT:
 
  • Saat Debat Publik, Simpatisan Paslon Menyusup Masuk ke Dalam Ruangan
  •  

    KapurNews.com - Meskipun berjalan lancar, namun pelaksanaan Debat Publik Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati (Wabup) Indragiri Hilir (Inhil) sempat diwarnai penertiban para simpatisan pasangan calon (paslon), yang menyusup masuk ke dalam ruang acara tanpa memiliki ID Card yang disediakan panitia.

    Pasalnya, sesuai aturan Debat Publik yang dipusatkan di Gedung Daerah Engku Kelana, Jalan Baharuddin Jusuf Tembilahan, Kamis 8 Mei 2018, tempat acara harus steril dan membatasi jumlah simpatisan yang masuk.

    Berdasarkan aturan yang ditetapkan KPU, jumlah Tim Sukses (Timses) atau simpatisan debat paslon yang diperbolehkan masuk ke dalam gedung acara hanya 25 orang, namun kenyataannya aturan itu diabaikan bagi pendukung yang ingin menyaksikan langsung moment tersebut.

    Untuk menghindari terjadinya hal/hal yang tidak diinginkan, aparat kepolisian harus menertibkan simpatisan salah satu paslon yang tidak memiliki ID Card. Tetapi sayangnya, meskipun aparat telah berusaha bertindak sesuai aturan, namun tetap saja mereka membandel dan terus berada dalam gedung.

    Kapolres Inhil, AKBP Christian Rony melalui Kabag Ops, Kompol Maison mengakui adanya kelebihan jumlah simpatisan yang masuk. Ia menegaskan, pihaknya telah melakukan upaya penertiban kepada simpatisan yang masuk tidak sesuai prosedur.

    "Kita (kepolisian, red) sudah sepakat dengan KPU, bagi yang tidak memiliki ID Card tidak boleh masuk ke tempat acara," tegas Kompol Maison.

    Namun kenyataannya, disesalkan Maison, ada simpatisan yang sudah masuk tetapi keluar lagi membagikan kembali ID Card miliknya kepada simpatisan lain di luar.

    "Tapi alhamdulillah, dengan cara humanis mereka yang masuk bisa menerima apa yang kita sampaikan. Meskipun masih ada tetap berada di dalam, tapi sebagian kita suruh keluar. Tujuannya tidak ada terjadi keributan dan suasana tetap kondusif selama debat berlangsung," pungkasnya.

    Sementara itu, Ketua KPU Inhil, Suhaidi saat dikonfirmasi mengakui kejadian tersebut di luar dari pengawasannya.

    "Tadi tidak terdeteksi secara pribadi. Besar kemungkinan tim pasangan calon ada yang doubling. Mungkin mereka simpatisan tapi juga tokoh masyarakat, sehingga secara faktual mereka lebih dari 25 orang," terangnya. (kpr/ali)



     
    Berita Lainnya :
  • Saat Debat Publik, Simpatisan Paslon Menyusup Masuk ke Dalam Ruangan
  •  
    Komentar Anda :

     
     
    PILIHAN EDITOR
    Dibuka Romi, 140 Peserta Perebutkan Tropi Andi Putra
    Buka FKI 2017, Ini yang Disampaikan Bupati Wardan Dihadapan Lebih dari 20.000 Masyarakat
    Ini Cerita Rana Hauna Hafizhah Pembawa Baki Bendera Merah Putih
    Mantap! Siswi MIN Pangean Raih Emas Diajang Aksioma Tingkat Nasional
    Muhammad Bakri Ikuti Seleksi Pilar-Pilar Sosial Tingkat Nasional
     
     
    INDEKS BERITA
    1 3 Bendahara Bapenda Riau Ditahan, Rekan Kerja Menyaksikan dengan Isak Tangis
    2 Para Suami Jangan Santai, Waspada Tanda-Tanda Istri Mulai Bosan
    3 Umat Muslim Haram Gunakan Atribut Non-Islam
    4 45 Warga Mandah Inhil Keracunan Usai Makan di Pesta Pernikahan
    5 IPRY Siap Jadi Duta Pariwisata dan Budaya Kuansing
    6 Hasil Evaluasi, Ini Realisasi Fisik dan Keuangan Pemkab Bengkalis Tahun 2017
    7 Bertemu dengan Kadis Dipersip, Mahasiswa Kuansing di Jogya Dukung Gerakan Ayo Membaca
    8 Duh! Situs Diskominfotik Bengkalis Diretas
    9 Mantap!, Bupati Mursini Sebut Kuansing Siap Jadi Tuan Rumah Porprov Riau
    10 Seperti Ini Gambaran 2 Fly Over yang Akan Dibangun di Pekanbaru
     
    Galeri Foto | Advertorial | Indeks
    Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Tentang Kami | Info Iklan
    © 2017 PT. KAPUR MEDIA INDONESIA, All Rights Reserved