www.kapurnews.com
 
Prabowo: Buat Apa Banggakan Menteri Perempuan Kalau Rugikan Rakyat
Kamis, 17-01-2019 - 22:42:59 WIB
Debat pasangan Capres. (Liputan6.com)
TERKAIT:
 
  • Prabowo: Buat Apa Banggakan Menteri Perempuan Kalau Rugikan Rakyat
  •  


    KapurNews.com - Calon Presiden nomor urut 1 Joko Widodo mempertanyakan mengenai visi misi Prabowo-Sandiaga yang menyebutkan akan mengedepankan kebijakan yang berperspektif akan gender. Sebab, struktur di Partai Gerindra sendiri lebih didominasi oleh laki-laki.

    "Visi misi bapak menyebutkan bahwa setiap kebijakan akan berprespektif gender dan pemberdayaan perempuan, akan memprioritaskan pemberdayaan perempuan. Tapi dalam struktur partai jabatan strategis partai, semuanya laki laki. bagaimana menjawab inkonsistensi ini," katanya di Hotel Bidakara, Jakarta, Kamis 17 Januari 2019.

    Prabowo mengakui, jika partainya lebih banyak didominasi oleh laki-laki. Namun dia menjelaskan, partainya baru berusia sekitar 10 tahun. Sehingga, kebanyakan kader yang masuk dalam struktur adalah mereka yang masuk paling awal dan bersedia.

    "Tapi Wakil Ketua Umum Ibu Rahmawati Soekarnoputri, dia betanggungjawab soal ideologi dan wakil ketua lainnya. Kita juga punya organisasi sayap partai, Perempuan Indonesia Raya," jelasnya.

    Dia menambahkan, Gerindra telah berupaya memberikan peluang sebesar-besarnya bagi calon legislatif perempuan. Pasalnya pada Pemilu 2019, mantan Danjen Kopassus ini mengatakan, setidaknya lebih dari 30 persen caleg Gerindra merupakan perempuan.

    "Kami mengakui ini suatu perjuangan, kami belum puas. Kami membuka peluang emak emak dan perempuan buat bergerak. Dan pendukung kami paling keras itu emak emak," ujarnya.

    Mendengar jawab Prabowo, Jokowi kemudian membanggakan susunan Kabinet Kerja yang mengakomodir setidaknya 9 menteri perempuan. Kemudian, dia juga mengingatkan, pernah membentuk Tim Panitia Seleksi Pemimpin KPK yang seluruh anggotanya merupakan perempuan.

    "Saya membentuk kabinet ada 9 menteri yang menempati tempat strategis. Menteri Keuangan, Menteri Luar Negeri, Menteri LHK, menteri berani dan nekat menteri kelautan dan perikanan dan saya pernah membentuk Pansel KPK yang semuanya perempuan," tegasnya.

    Menanggapi Jokowi, Prabowo menilai, permasalahan gender bukan soal jumlah melainkan kualitas. Sebab, menurutnya, yang terpenting adalah kebijakan yang diambil oleh menteri tersebut apakah memberikan manfaat bagi masyarakat.

    "Saya tidak akan membanggakan menteri perempuan yang mengambil kebijakan yang merugikan rakyat. Buat apa banggakan menteri perempuan kalau merugikan rakyat, tidak usah dibanggakan," tutupnya. (*)

    Sumber: merdeka.com



     
    Berita Lainnya :
  • Prabowo: Buat Apa Banggakan Menteri Perempuan Kalau Rugikan Rakyat
  •  
    Komentar Anda :

     
     
    PILIHAN EDITOR
    Dibuka Romi, 140 Peserta Perebutkan Tropi Andi Putra
    Buka FKI 2017, Ini yang Disampaikan Bupati Wardan Dihadapan Lebih dari 20.000 Masyarakat
    Ini Cerita Rana Hauna Hafizhah Pembawa Baki Bendera Merah Putih
    Mantap! Siswi MIN Pangean Raih Emas Diajang Aksioma Tingkat Nasional
    Muhammad Bakri Ikuti Seleksi Pilar-Pilar Sosial Tingkat Nasional
     
     
    INDEKS BERITA
    1 3 Bendahara Bapenda Riau Ditahan, Rekan Kerja Menyaksikan dengan Isak Tangis
    2 10 Kepala Daerah di Riau Deklarasi Dukung Jokowi Ditegur Gubernur
    3 Terkait Pemasangan Baliho Mardianto Manan, Ini Penjelasan Koodinator Tim Pemenangan
    4 Pelayanan Kesehatan Amburadul, Mahasiswa Datangi Diskes Inhil
    5 Para Suami Jangan Santai, Waspada Tanda-Tanda Istri Mulai Bosan
    6 Umat Muslim Haram Gunakan Atribut Non-Islam
    7 45 Warga Mandah Inhil Keracunan Usai Makan di Pesta Pernikahan
    8 IPRY Siap Jadi Duta Pariwisata dan Budaya Kuansing
    9 Hasil Evaluasi, Ini Realisasi Fisik dan Keuangan Pemkab Bengkalis Tahun 2017
    10 Duh! Situs Diskominfotik Bengkalis Diretas
     
    Galeri Foto | Advertorial | Indeks
    Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Tentang Kami | Info Iklan
    © 2017 PT. KAPUR MEDIA INDONESIA, All Rights Reserved