www.kapurnews.com
 
ITMI Laporkan Ma'ruf Amin ke Bawaslu
Kamis, 15-11-2018 - 19:06:30 WIB
ITMI Laporkan Ma'ruf Amin ke Bawaslu. (
TERKAIT:
 
  • ITMI Laporkan Ma'ruf Amin ke Bawaslu
  •  


    KapurNews.com - Ikatan Tunanetra Muslim Indonesia (ITMI) melaporkan calon Wakil Presiden nomor urut 01, Ma'ruf Amin, ke Bawaslu.

    Ketua Departemen Organisasi ITMI, Yogi Madsuni, melaporkan Ma'ruf terkait pernyataannya yang dianggap merendahkan penyandang disabilitas buta dan tuli.

    Dalam pelaporannya, Yogi didampingi kuasa hukumnya yang tergabung dalam Tim Advokat Peduli Keadilan, Ahmar Ihsan Rangkuti. 

    "Kita pada hari ini mendatangi Bawaslu dalam rangka melaporkan pasangan calon nomor urut 01 Pilpres Bapak Ma'ruf Amin terkait statement beliau pada saat deklarasi barisan relawan nusantara di Cempaka Putih, Jakpus beberapa waktu lalu," ujar Ahmar di kantor Bawaslu, Kamis 15 November 2018.

    Dalam tuntutannya, Yogi menganggap Ma'ruf telah melanggar Pasal 280 Ayat 1 Butir C, D, E, Jo dan Pasal 521 Undang-Undang No.7 Tahun 2017 tentang Pemilu. Dia berharap, laporan ini akan menjadi pengingat bagi para politisi untuk berhati-hati dalam berucap.

    "Sebetulnya harapan kita pertama adalah pembelajaran bagi elite politik dengan semangat kampanye, jangan lupa juga harus jaga etika ucapan lisan. Jangan sampai ada orang yang dirugikan, dihinakan, terlebih lagi didiskriminasikan," ujar Yogi.

    Kedua, Yogi menyampaikan, tujuan laporan ini dibuat agar Ma'ruf meminta maaf. 

    "Menindaklanjuti, sampai akhirnya Bapak KH Ma'ruf Amin minta maaf terhadap disabilitas tunanetra dan tuna rungu wicara," ucapnya.

    Dalam pelaporannya, Yogi menyiapkan barang bukti berupa flashdisk yang berisi rekaman dari pidato Ma'ruf. Tidak hanya itu, dia juga menyiapkan print out yang berisi berita dari pidato Ma'ruf.

    "Nah, ini mungkin yang agak menarik teman-teman ya. Jadi mereka kan disabilitas tunanetra, jadi mereka mendengarkan, mendapatkan berita informasi ini dari WhatsApp itu didengarkan melalui bantuan screen reader," ucap Ahmar selaku kuasa hukum.

    Pelaporan ITMI tersebut tertuang dalam tanda bukti penerimaan pelaporan Nomor 20/LP/PP/RI/00.00/XI/2018. Pihaknya kemudian mengaku menyerahkan sepenuhnya kepada Bawaslu terkait putusan atas sanksi yang akan diberikan kepada Ma'ruf. 

    Pelaporan ini bermula dari ucapan Ma'ruf Amin yang mengatakan hanya orang yang tak bisa melihat dan tak bisa mendengar saja yang mengkritik kinerja Presiden Joko Widodo selama empat tahun ini.

    "Hanya yang matanya buta, hanya yang telinganya budek, yang tidak melihat dan mendengar tentang ini (kinerja Jokowi). Makanya harus dibukakan matanya, harus dilubangi telinganya," ujar Ma'ruf Amin. (*)

    Sumber: KumparanNews.com



     
    Berita Lainnya :
  • ITMI Laporkan Ma'ruf Amin ke Bawaslu
  •  
    Komentar Anda :

     
     
    PILIHAN EDITOR
    Dibuka Romi, 140 Peserta Perebutkan Tropi Andi Putra
    Buka FKI 2017, Ini yang Disampaikan Bupati Wardan Dihadapan Lebih dari 20.000 Masyarakat
    Ini Cerita Rana Hauna Hafizhah Pembawa Baki Bendera Merah Putih
    Mantap! Siswi MIN Pangean Raih Emas Diajang Aksioma Tingkat Nasional
    Muhammad Bakri Ikuti Seleksi Pilar-Pilar Sosial Tingkat Nasional
     
     
    INDEKS BERITA
    1 3 Bendahara Bapenda Riau Ditahan, Rekan Kerja Menyaksikan dengan Isak Tangis
    2 10 Kepala Daerah di Riau Deklarasi Dukung Jokowi Ditegur Gubernur
    3 Terkait Pemasangan Baliho Mardianto Manan, Ini Penjelasan Koodinator Tim Pemenangan
    4 Pelayanan Kesehatan Amburadul, Mahasiswa Datangi Diskes Inhil
    5 Para Suami Jangan Santai, Waspada Tanda-Tanda Istri Mulai Bosan
    6 Umat Muslim Haram Gunakan Atribut Non-Islam
    7 45 Warga Mandah Inhil Keracunan Usai Makan di Pesta Pernikahan
    8 IPRY Siap Jadi Duta Pariwisata dan Budaya Kuansing
    9 Hasil Evaluasi, Ini Realisasi Fisik dan Keuangan Pemkab Bengkalis Tahun 2017
    10 Duh! Situs Diskominfotik Bengkalis Diretas
     
    Galeri Foto | Advertorial | Indeks
    Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Tentang Kami | Info Iklan
    © 2017 PT. KAPUR MEDIA INDONESIA, All Rights Reserved