www.kapurnews.com
 
Kalau Tak Mau Minta Maaf, Ma'ruf Amin Bakal Dilaporkan ke Bawaslu dan Komnas HAM
Rabu, 14-11-2018 - 20:40:36 WIB
Penyandang tunanetra demo Maruf Amin. (Merdeka.com)
TERKAIT:
 
  • Kalau Tak Mau Minta Maaf, Ma'ruf Amin Bakal Dilaporkan ke Bawaslu dan Komnas HAM
  •  

    KapurNews.com- Pernyataan Calon Wakil Presiden nomor urut 01, Ma'ruf Amin terkait 'budek' dan 'tuli' saat menanggapi lawan politiknya di Pilpres 2019 berbuntut panjang. Forum Tunanetra memintanya agar meminta maaf.

    Penggerak Forum Tunanetra Menggugat Suhendar menilai, pilihan diksi Ma'ruf menyinggung perasaan warga penyandang disabilitas. Ia menyayangkan sosok Ma'ruf tidak bisa memilih padanan kata yang lain.

    "Kenapa tidak menggunakan kata tidak melihat atau tidak mendengar. Diksi ini yang menyinggung kaum difabel," katanya, Rabu 14 November 2018.

    Meski demikian, ia mengaku tidak bisa memaksakan adanya permintaan maaf dari Ma'ruf Amin. Namun, rekan-rekannya masih memberikan waktu untuk beritikad baik selama tujuh hari.

    Jika tak ada itikad baik, maka pihaknya menegaskan, akan melaporkan Ma'ruf Amin kepada Badan Pengawasan Pemilu (Bawaslu) dan Komnas HAM. Sikapnya dianggap jelas, karena sebagai warga negara berhak melaporkan hal yang tidak membuat nyaman.

    Sebelumnya, kaum difabel menilai pernyataan tersebut mencederai perjuangan kaum disabilitas. Ketua Ikatan Tunanetra Muslim Indonesia, Yudi Yusfar, menyesalkan pernyataan yang menyamakan penyandang disabilitas dengan pihak-pihak yang tidak bisa melihat dan mendengar keberhasilan Jokowi.

    "Kami meminta Kiai Ma'ruf Amin menarik penyataan itu atau meminta maaf secara langsung. Kami beri waktu 10 hari sejak hari ini. Kalau tidak ada iktikad baik, kami akan mengambil langkah lebih lanjut," ujar Yudi.

    Hal ini bermula saat Ma'ruf menegaskan Jokowi telah berhasil menjalankan tugasnya pada periode pertama. Meski banyak pihak yang tidak memperhitungkan hal tersebut, dia yakin periode kedua akan jauh lebih baik.

    "Tiada hari tanpa deklarasi itu artinya masyarakat sudah memahami bahwa Jokowi berhasil pada periode pertamanya. Orang-orang yang sehat bisa melihat dengan jelas prestasi yang telah ditorehkan Jokowi, kecuali yang budek, buta, dan bisu yang tidak bisa lihat realitas dan kenyataannya," kata Ma'ruf saat menghadiri acara deklarasi dan peresmian kantor relawan Jokowi-Ma'ruf Amin di Cempaka Putih Tengah, Jakarta Pusat, Sabtu 10 November 2018.  (*)

    Sumber: merdeka.com



     
    Berita Lainnya :
  • Kalau Tak Mau Minta Maaf, Ma'ruf Amin Bakal Dilaporkan ke Bawaslu dan Komnas HAM
  •  
    Komentar Anda :

     
     
    PILIHAN EDITOR
    Dibuka Romi, 140 Peserta Perebutkan Tropi Andi Putra
    Buka FKI 2017, Ini yang Disampaikan Bupati Wardan Dihadapan Lebih dari 20.000 Masyarakat
    Ini Cerita Rana Hauna Hafizhah Pembawa Baki Bendera Merah Putih
    Mantap! Siswi MIN Pangean Raih Emas Diajang Aksioma Tingkat Nasional
    Muhammad Bakri Ikuti Seleksi Pilar-Pilar Sosial Tingkat Nasional
     
     
    INDEKS BERITA
    1 3 Bendahara Bapenda Riau Ditahan, Rekan Kerja Menyaksikan dengan Isak Tangis
    2 10 Kepala Daerah di Riau Deklarasi Dukung Jokowi Ditegur Gubernur
    3 Terkait Pemasangan Baliho Mardianto Manan, Ini Penjelasan Koodinator Tim Pemenangan
    4 Pelayanan Kesehatan Amburadul, Mahasiswa Datangi Diskes Inhil
    5 Para Suami Jangan Santai, Waspada Tanda-Tanda Istri Mulai Bosan
    6 Umat Muslim Haram Gunakan Atribut Non-Islam
    7 45 Warga Mandah Inhil Keracunan Usai Makan di Pesta Pernikahan
    8 IPRY Siap Jadi Duta Pariwisata dan Budaya Kuansing
    9 Hasil Evaluasi, Ini Realisasi Fisik dan Keuangan Pemkab Bengkalis Tahun 2017
    10 Duh! Situs Diskominfotik Bengkalis Diretas
     
    Galeri Foto | Advertorial | Indeks
    Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Tentang Kami | Info Iklan
    © 2017 PT. KAPUR MEDIA INDONESIA, All Rights Reserved