www.kapurnews.com
 
Rasta Ngaku Ada Mahar Bagi Calon Kepala Daerah yang Ingin Diusung PKB
Senin, 12-11-2018 - 20:23:42 WIB

TERKAIT:
 
  • Rasta Ngaku Ada Mahar Bagi Calon Kepala Daerah yang Ingin Diusung PKB
  •  


    Merdeka.com - Wakil Bendahara Umum DPP Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Rasta Wiguna mengaku ada biaya politik yang harus diserahkan jika ingin dicalonkan sebagai kepala daerah melalui partainya. Biaya politik itu dianggap untuk biaya operasional pemenangan.

    Keterangan itu ia sampaikan saat menjadi saksi untuk terdakwa Amin Santono, mantan anggota Komisi XI DPR, pejabat Ditjen Perimbangan Keuangan pada Kementerian Keuangan, Yaya Purnomo, dan pihak swasta Eka Kamaludin, di Pengadilan Tipikor Jakarta Pusat.

    Rasta mengaku pernah menerima biaya politik dari Yosa Oktora Santono, anak kandung Amin Santono sebesar Rp1,2 miliar untuk kepentingan pencalonan kepala daerah Bupati Kuningan, Jawa Barat. Uang itu kemudian diberikan melalui Eka Kamaludin.

    "Harus ada setor uang untuk dapat dukungan?" tanya jaksa, Senin 12 November 2018.

    "Untuk calon kepala daerah tentu ada cost politic," jawab Rasta.

    "Ada aturan setor uang?" tanya jaksa.

    "Sebetulnya tidak diatur tetapi untuk apk (alat peraga kampanye). Kemudian untuk relawan operasional. Sesuai kemampuan saja, kesepakatan," ujar Rasta.

    Penerimaan uang kemudian diberikan secara bertahap sebanyak 2 kali di awal tahun 2017. Pemberian pertama sebesar Rp200 juta melalui Eka, pemberian kedua sebesar Rp1 miliar yang diberikan langsung oleh Amin Santono.

    Meski uang telah diberikan pihak Yosa melalui Amin dan Eka, nyatanya DPC PKB belum memberikan surat rekomendasi dikarenakan DPC sudah memiliki calon, bernama Totok sebagai Calon Bupati yang diusung PKB. Mengetahui hal tersebut, Rasta kemudian menyampaikan pencalonan Yosa kepada Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar.

    "Bagaimana caranya anda sampaikan DPP PKB agar dukungan diberikan (kepada Yosa)?" tanya jaksa.

    "Saya yakinkan bahwa calon ini punya kapasitas dan peluang," jawab Rasta.

    "Kepada siapa?" tanya jaksa.

    "DPP," tukasnya.

    "Pernah menyampaikan langsung kepada Ketua Umum Muhaimin Iskandar?" cecar jaksa.

    "Pernah. Saya jelaskan Pak ini calon dari Kuningan kemudian Pak Ketum bilang silakan tetapi ingat, tidak ada uang mahar," tukasnya.

    Amin Santono didakwa menerima suap Rp3,3 miliar terkait pembahasan alokasi tambahan anggaran dalam ABPN Perubahan 2018. Amin menerima suap dari Taufik Rahman sebagai Kadis Bina Marga Lampung Tengah dan Ahmad Ghiast Direktur CV Iwan Binangkit.

    Dari surat dakwaan, Amin disebut menyetujui adanya penambahan anggaran untuk dua daerah tersebut sebagai usulan atau aspirasinya. Dengan kompensasi mendapat jatah tujuh persen dari anggaran yang akan diterima kabupaten atau kota tersebut.

    Atas perbuatannya, Amin didakwa telah melanggar Pasal 12 huruf a atau Pasal 11 undang-undang nomor 31 tahun 1999 sebagaimana telah diubah dengan undang-undang nomor 20 tahun 2001 tentang pemberantasan tindak pidana korupsi Jo Pasal 55 ayat 1 ke-1 KUHP Jo Pasal 65 ayat 1 KUHP. (*)

    Sumber: merdeka.com



     
    Berita Lainnya :
  • Rasta Ngaku Ada Mahar Bagi Calon Kepala Daerah yang Ingin Diusung PKB
  •  
    Komentar Anda :

     
     
    PILIHAN EDITOR
    Dibuka Romi, 140 Peserta Perebutkan Tropi Andi Putra
    Buka FKI 2017, Ini yang Disampaikan Bupati Wardan Dihadapan Lebih dari 20.000 Masyarakat
    Ini Cerita Rana Hauna Hafizhah Pembawa Baki Bendera Merah Putih
    Mantap! Siswi MIN Pangean Raih Emas Diajang Aksioma Tingkat Nasional
    Muhammad Bakri Ikuti Seleksi Pilar-Pilar Sosial Tingkat Nasional
     
     
    INDEKS BERITA
    1 3 Bendahara Bapenda Riau Ditahan, Rekan Kerja Menyaksikan dengan Isak Tangis
    2 10 Kepala Daerah di Riau Deklarasi Dukung Jokowi Ditegur Gubernur
    3 Terkait Pemasangan Baliho Mardianto Manan, Ini Penjelasan Koodinator Tim Pemenangan
    4 Pelayanan Kesehatan Amburadul, Mahasiswa Datangi Diskes Inhil
    5 Para Suami Jangan Santai, Waspada Tanda-Tanda Istri Mulai Bosan
    6 Umat Muslim Haram Gunakan Atribut Non-Islam
    7 45 Warga Mandah Inhil Keracunan Usai Makan di Pesta Pernikahan
    8 IPRY Siap Jadi Duta Pariwisata dan Budaya Kuansing
    9 Hasil Evaluasi, Ini Realisasi Fisik dan Keuangan Pemkab Bengkalis Tahun 2017
    10 Duh! Situs Diskominfotik Bengkalis Diretas
     
    Galeri Foto | Advertorial | Indeks
    Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Tentang Kami | Info Iklan
    © 2017 PT. KAPUR MEDIA INDONESIA, All Rights Reserved