www.kapurnews.com
 
Mantan Menkeu Sarankan Pemerintah Naikkan Harga BBM
Rabu, 10-10-2018 - 16:12:11 WIB

TERKAIT:
 
  • Mantan Menkeu Sarankan Pemerintah Naikkan Harga BBM
  •  


    KapurNews.com - Mantan Menteri Keuangan (Menkeu) Chatib Basri menilai, pemerintah perlu mengambil langkah berani dengan menaikkan harga Bahan Bakar Minyak (BBM). Hal itu guna mengurangi tingkat defisit neraca transaksi berjalan atau Current Account Deficit (CAD) yang menjadi titik lemah Indonesia dalam menjaga stabilitas rupiah.

    "Ya harganya dinaikkan (BBM). Tapi, ini secara politik memang agak susah," kata Chatib di Kuta, Bali pada Rabu 10 Oktober 2018.

    Dia menjelaskan, hal yang membuat CAD Indonesia melebar adalah tekanan dari defisit migas. Sementara, neraca perdagangan nonmigas saat ini masih mengalami surplus.

    Sehingga, kata Chatib, isu yang perlu menjadi fokus pemerintah adalah untuk mengatasi tingkat defisit migas. Untuk diketahui, secara kumulatif Januari hingga Agustus 2018, neraca dagang defisit 4,09 miliar dolar AS dengan defisit migas mencapai 8,35 miliar dolar AS dan surplus nonmigas mencapai 4,26 miliar dolar AS.

    Dalam jangka panjang, kata Chatib, untuk mengatasi defisit migas adalah dengan meningkatkan produksi migas dalam negeri. Sebagai solusi jangka pendek, kata akademisi Universitas Indonesia itu, impor BBM harus bisa dikurangi.

    Saat ini, pemerintah berupaya mengurangi impor dengan menggulirkan kebijakan wajib biodiesel 20 persen (B20) sebagai substitusi impor. "Tapi itu (B20) juga butuh waktu panjang. Cara paling cepat ya permintaannya dikurangi," kata Chatib.

    Sebelumnya, Bank Indonesia memproyeksi, CAD pada tahun ini akan mencapai 2,9 persen terhadap PDB. “Kami melihat CAD di tahun ini 2,9 persen dari PDB. Masih di bawah 3 persen dari PDB. Kalau dilihat di Indonesia, CAD di bawah 3 persen adalah batas aman,” kata Gubernur Bank Indonesia Perry Warjiyo dalam acara Central Banking Forum di Nusa Dua, pada Rabu 10 Oktober 2018.

    Dia mengatakan, BI tidak menghadapi persoalan CAD sendirian melainkan bersama pemerintah. Beberapa program pemerintah yang sudah diluncurkan adalah wajib B20 untuk mengurangi impor minyak, menaikkan PPh impor barang mewah, aturan mengenai Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN), penundaan proyek-proyek infrastruktur yang banyak impornya, dan devisa dari sektor industri pariwisata yang terus digenjot.

    Sumber: Republika



     
    Berita Lainnya :
  • Mantan Menkeu Sarankan Pemerintah Naikkan Harga BBM
  •  
    Komentar Anda :

     
     
    PILIHAN EDITOR
    Dibuka Romi, 140 Peserta Perebutkan Tropi Andi Putra
    Buka FKI 2017, Ini yang Disampaikan Bupati Wardan Dihadapan Lebih dari 20.000 Masyarakat
    Ini Cerita Rana Hauna Hafizhah Pembawa Baki Bendera Merah Putih
    Mantap! Siswi MIN Pangean Raih Emas Diajang Aksioma Tingkat Nasional
    Muhammad Bakri Ikuti Seleksi Pilar-Pilar Sosial Tingkat Nasional
     
     
    INDEKS BERITA
    1 3 Bendahara Bapenda Riau Ditahan, Rekan Kerja Menyaksikan dengan Isak Tangis
    2 Para Suami Jangan Santai, Waspada Tanda-Tanda Istri Mulai Bosan
    3 Umat Muslim Haram Gunakan Atribut Non-Islam
    4 45 Warga Mandah Inhil Keracunan Usai Makan di Pesta Pernikahan
    5 IPRY Siap Jadi Duta Pariwisata dan Budaya Kuansing
    6 Hasil Evaluasi, Ini Realisasi Fisik dan Keuangan Pemkab Bengkalis Tahun 2017
    7 Duh! Situs Diskominfotik Bengkalis Diretas
    8 Bertemu dengan Kadis Dipersip, Mahasiswa Kuansing di Jogya Dukung Gerakan Ayo Membaca
    9 Seperti Ini Gambaran 2 Fly Over yang Akan Dibangun di Pekanbaru
    10 Mantap!, Bupati Mursini Sebut Kuansing Siap Jadi Tuan Rumah Porprov Riau
     
    Galeri Foto | Advertorial | Indeks
    Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Tentang Kami | Info Iklan
    © 2017 PT. KAPUR MEDIA INDONESIA, All Rights Reserved