www.kapurnews.com
 
Petani Ini Sukses Budidaya Cabe Merah saat Cuaca Kurang Menguntungkan
Minggu, 07-01-2018 - 18:53:32 WIB
Sulistiwo, seorang petani cabe merah Kampung Perawang Barat bersama anggota DPRD Siak, Awaluddin. (Lim/KapurNews.com)
TERKAIT:
 
  • Petani Ini Sukses Budidaya Cabe Merah saat Cuaca Kurang Menguntungkan
  •  

    KapurNews.com - Kondisi cuaca yang kurang bersahabat tidak menjadi penghalang bagi petani Kampung Perawang, Barat, Kecamatan Tualang, Kabupaten Siak, membudidayakan cabe merah.

    Berkat pengalaman, petani setempat sukspes menanam cabe merah seluas satu hektare, dan berpotensi meraup penghasilan ratusan juta rupiah.

    Sulistiwo, seorang petani cabe merah Kampung Perawang Barat mulai menikmati manisnya hasil budidaya tanaman buah rasa pedas ini.

    Ia, menanam cabe sekitar 10 ribu batang di luas lahan 1 hektare, sudah mulai panen dan hasilnya dijual ke pasaran.

    "Alhamdulillah, penanaman bulan Oktober 2017, tiga bulan mulai panen. Harga jual lagi bagus bagusnnya, kisaran Rp45.000 per target kita 5 ton, dari lahan satu hektare ini," tutur Sulistiwo di sela-sela menerima kunjungan anggota DPRD Siak Awaludin, di Jalan Pemda Perawang Barat, Sabtu, 6 Januari 2018.

    Menurutnya, budidaya cabe di musim hujan resiko cukup tinggi, rentan penyakit dan bisa bisa gagal panen.

    Namun diakui, pengalaman selama delapan tahun, menjadi salah satu kunci sukses menanam cabe di musim penghujan.

    "Budidaya kali ini saya gunakan bibit buatan sendiri, bukan bibit bermerk. Bibit kita pilih dari buah cabe paling bagus, saat panem sebelumnya. Ini terbukti lebih tahan penyakit terutama musim hujan. Ada juga saya tanam merk toko kurang bagus," ungkap anggota Kelompok Tani Mutiara ini.

    Di samping itu, kesuksesan budidaya cabe merah tidak terlepas dari dukungan pemeritah, sahabat dan berkah dari Allah SWT.

    Periode tanam ini dirinya, mendapat bantuan dari pemerintah berupa peralatan bernilai sekitar 25 jutaan. Ia juga rutin mendapatkan binaan dan kunjungan dari penyuluh pertanian lapangan.

    "Untuk lahan satu hektare, biaya produksi sampai panen sekitar Rp7.000 per batang. Kalau 10.000 batang total biaya yang dibutuhkan Rp70 juta. Taksiran kita hasilnya 5 ton, harga perkilo Rp40.000. Mudah-mudahan tak meleset sekitar Rp200 juta per hektare," terang Sulistio merinci estimasi pendapatan usahanya.

    Anggota DPRD Siak, daerah pemilihan Kecamatan Tualang Awaludin memberikan apresiasi terhadap Sulistiwo yang mampu membudidayakan cabe merah seluas satu hektare.

    Untuk itu, ia berjanji akan membantu petani Sulis agar usaha semakin maju dan berkembang.

    "Petani seperti Sulis merupakan aset berharga, dalam rangka meningkatkan ekonomi kerakyatan. Apalagi, pemerintah pusat sekarang menggelontorkan anggaran begitu besar untuk alokasi dana desa, tujuan agar ekonomi rakyat berkembang, tidak terkecuali sektor pertanian," kata Awaludin.

    Wakil Rakyat dari PKB ini juga meminta kepada pemerintah setempat agar selalu hadir di tengah petani, sehingga apabila menemukan persoalan bisa dicarikan solusi.

    Petani cabe misalnya, tidak hanya membutuhkan bantuan berupa alsintan, tetapi juga manjaga stablitas harga komoditas dipasaran, sehingga saat produksi harga tetap menguntungkan bagi petani.

     "Sulis tidak hanya membutuhkan cultivator alat pengolah lahan, yang selama ini ia keluhkan, tetapi jaminan harga komoditas di pasaran. Tentu dalam hal ini tugas pemerintah menjaga stablitas harga," tandas dia. (kpr/lim)



     
    Berita Lainnya :
  • Petani Ini Sukses Budidaya Cabe Merah saat Cuaca Kurang Menguntungkan
  •  
    Komentar Anda :

     
     
    PILIHAN EDITOR
    Dibuka Romi, 140 Peserta Perebutkan Tropi Andi Putra
    Buka FKI 2017, Ini yang Disampaikan Bupati Wardan Dihadapan Lebih dari 20.000 Masyarakat
    Ini Cerita Rana Hauna Hafizhah Pembawa Baki Bendera Merah Putih
    Mantap! Siswi MIN Pangean Raih Emas Diajang Aksioma Tingkat Nasional
    Muhammad Bakri Ikuti Seleksi Pilar-Pilar Sosial Tingkat Nasional
     
     
    INDEKS BERITA
    1 3 Bendahara Bapenda Riau Ditahan, Rekan Kerja Menyaksikan dengan Isak Tangis
    2 Para Suami Jangan Santai, Waspada Tanda-Tanda Istri Mulai Bosan
    3 Umat Muslim Haram Gunakan Atribut Non-Islam
    4 45 Warga Mandah Inhil Keracunan Usai Makan di Pesta Pernikahan
    5 IPRY Siap Jadi Duta Pariwisata dan Budaya Kuansing
    6 Hasil Evaluasi, Ini Realisasi Fisik dan Keuangan Pemkab Bengkalis Tahun 2017
    7 Duh! Situs Diskominfotik Bengkalis Diretas
    8 Bertemu dengan Kadis Dipersip, Mahasiswa Kuansing di Jogya Dukung Gerakan Ayo Membaca
    9 Seperti Ini Gambaran 2 Fly Over yang Akan Dibangun di Pekanbaru
    10 Mantap!, Bupati Mursini Sebut Kuansing Siap Jadi Tuan Rumah Porprov Riau
     
    Galeri Foto | Advertorial | Indeks
    Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Tentang Kami | Info Iklan
    © 2017 PT. KAPUR MEDIA INDONESIA, All Rights Reserved