www.kapurnews.com
 
Pemko Pekanbaru Bakal Larangan ASN Gunakan Elpiji 3 Kg
Selasa, 14-11-2017 - 11:48:49 WIB

TERKAIT:
 
  • Pemko Pekanbaru Bakal Larangan ASN Gunakan Elpiji 3 Kg
  •  

    KapurNews.com - Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru melarang aparatur sipil negara (ASN) yang bertugas di pemerintahan setempat menggunakan elpiji 3 kg.

    "Surat edaran larangan elpiji bersubsidi bagi ASN segera kita siapkan," kata Kepala Bidang Perdagangan Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kota Pekanbaru, Masirba Sulaiman, Senin (13/11/2017).

    Dia menjelaskan, larangan penggunaan elpiji bersubsidi bagi kalangan ASN akan dijadikan contoh bagi masyarakat dengan kondisi ekonomi menengah ke atas untuk meninggalkan elpiji tersebut.

    "Kami dari PNS di lingkungan Pemko Pekanbaru ingin memberikan contoh dulu untuk segera beralih ke tabung 5,5 kilogram," ujarnya seperti dilansir dari Antara.

    Guna menstimulus agar ASN dapat segera beralih ke bright gas, ia mengatakan pihaknya akan menyiapkan 250 tabung gas isi 5,5 kilogram (kg). Hal itu akan dilakukan saat peringatan HUT Korpri pada 29 November mendatang.

    Ia menjelaskan, bagi ASN yang berniat beralih menggunakan elpiji 5,5 kg, dapat menukar dengan dua tabung elpiji melon mereka. "Dua tabung elpiji 3 kg bisa ditukarkan dengan satu tabung 5,5 kg," ujarnya.

    Ia mengakui, jumlah 250 tabung bright gas tersebut tidak sebanding dengan jumlah ASN Pemko Pekanbaru yang mencapai 8.000 orang. Untuk itu, ke depan dia mewacanakan akan menggandeng pihak ke tiga agar perpindahan tabung gas melon ke bright gas di lingkungan Pemko Pekanbaru lebih mudah.

    "Sudah ada pihak ketiga yang siap bekerja sama melalui jalur koperasi, jadi nanti PNS yang mau membeli tabung 5,5 kilogram itu bisa dilakukan dengan cara dicicil," tuturnya.

    Selain melarang ASN menggunakan gas bersubsidi, dia turut meminta kepada Pangkalan tidak menjualnya kepada ASN Pemko Pekanbaru.

    Sekitar 700 pangkalan yang berada di setiap RT maupun RW, seharusnya mengetahui siapa saja pembeli gas bersubsidi.

    "Kemudian mereka (pangkalan gas) memiliki alasan kenapa harus tidak menjual kepada ASN. Jelas peruntukannya bukan untuk ASN, atau masyarakat ekonomi mampu," ujarnya.

    Kota Pekanbaru dalam beberapa pekan terakhir dihadapkan pada masalah kelangkaan gas bersubsidi. Kelangkaan itu disinyalir akibat distribusi elpiji tidak dengan peruntukannya dan permainan antara pangkalan dan pengecer.

    Hal itu terbukti dari terungkapnya sejumlah pengecer yang menjual gas, dengan harga mencapai Rp40.000 pertabung, atau jauh lebih mahal dari harga eceran tertinggi (HET) Rp18.000 pertabung.

    Alokasi perbulan gas subsidi tiga kilogram di Pekanbaru berjumlah sekitar 650.000 tabung. Sekitar 40 persen diperuntukkan bagi rumah tangga, sisanya bagi usaha mikor kecil. Disperindag mencatat sebanyak 12 agen dan sekitar 700 pangkalan tersebar di Kota Pekanbaru, dengan kebutuhan perhari mencapai 22.000 tabung. (kpr)


    Akses kami via andriod Anda di, m.kapurnews.com





     
    Berita Lainnya :
  • Pemko Pekanbaru Bakal Larangan ASN Gunakan Elpiji 3 Kg
  •  
    Komentar Anda :

     
     
    PILIHAN EDITOR
    Dibuka Romi, 140 Peserta Perebutkan Tropi Andi Putra
    Buka FKI 2017, Ini yang Disampaikan Bupati Wardan Dihadapan Lebih dari 20.000 Masyarakat
    Ini Cerita Rana Hauna Hafizhah Pembawa Baki Bendera Merah Putih
    Mantap! Siswi MIN Pangean Raih Emas Diajang Aksioma Tingkat Nasional
    Muhammad Bakri Ikuti Seleksi Pilar-Pilar Sosial Tingkat Nasional
     
     
    INDEKS BERITA
    1 Mantap!, Bupati Mursini Sebut Kuansing Siap Jadi Tuan Rumah Porprov Riau
    2 Para Suami Jangan Santai, Waspada Tanda-Tanda Istri Mulai Bosan
    3 KPU Kuansing Bakal Rekrut Anggota PPK, PPS dan KPPS, Ini Persyaratannya
    4 Raih Emas Ajang O2SN Tingkat Nasional, Pelajar Marsudirini Tualang Lolos ke Belgia
    5 Catat! Panwaslu Kuansing Rekrut Panwascam, Ini Syarat dan Tanggal Pendaftarannya
    6 DPW Permata Riau Dikukuhkan, Suroto: Transmigran Sudah Membaur dengan Masyarakat Tempatan
    7 Inilah 14 Parpol Diterima sebagai Calon Peserta Pemilu 2019
    8 Ditanya Soal RTRW Riau, Ini Tanggapan Presiden Jokowi
    9 Selingkuh, Politisi PDIP Dilaporkan Istri ke MKD
    10 Pria Ini Aktor di Balik Kepindahan Neymar ke PSG
     
    Galeri Foto | Advertorial | Indeks
    Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Tentang Kami | Info Iklan
    © 2017 PT. KAPUR MEDIA INDONESIA, All Rights Reserved