www.kapurnews.com
 
Minta Jatah Proyek Sekolah, Anggota Dewan dari Fraksi Golkar Ditangkap
Jumat, 14-09-2018 - 17:05:45 WIB
Ilustrasi
TERKAIT:
 
  • Minta Jatah Proyek Sekolah, Anggota Dewan dari Fraksi Golkar Ditangkap
  •  


    KapurNews.com - Kepala Kejaksaan Negeri Mataram, I Ketut Sumedana, membenarkan telah menangkap seorang anggota DPRD Kota Mataram. Oknum tersebut diduga hendak menerima sejumlah uang untuk proyek rehabilitasi sekolah pascagempa di Kota Mataram, Nusa Tenggara Barat (NTB).

    Ketut menjelaskan, penangkapan oknum anggota DPRD Mataram berinisial M dari Fraksi Golkar itu dilakukan aparat kejaksaan ketika yang bersangkutan sedang bertransaksi sejumlah uang di sebuah restoran di Cakranegara, Mataram, pada Jumat 14 September 2018.

    Ketut menyampaikan, yang bersangkutan diduga melakukan pemerasan terhadap pejabat Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Mataram. Pemerasan itu terkait dengan rencana proyek rehabilitasi dan rekonstruksi sejumlah bangunan SD dan SMP di Kota Mataram.

    "Kami tangkap dalam OTT di sebuah rumah makan di Cakranegara. Barang buktinya uang senilai Rp 30 juta yang diduga hasil pemerasan," ujar Ketut di Mataram, NTB, Jumat 14 September 2018.

    Sumadana menjelaskan, sebelumnya pekan lalu pihak Kejari Mataram menerima informasi dari masyarakat tentang dugaan pemerasan yang dilakukan M. Informasi dan laporan masyarakat itu menyebutkan ulah M yang sering kali meminta jatah proyek dalam pembangunan di Kota Mataram.

    "Laporan yang masuk, yang bersangkutan minta jatah dalam proyek rehabilitasi dan rekonstruksi bangunan SD dan SMP di Kota Mataram pascagempa bumi," lanjut dia.

    Kejari kemudian membentuk tim untuk mendalami dugaan itu. Ketut mengungkapan, pada Kamis 13 September 2018 malam, tim jaksa membuntuti gerak-gerik M. Namun, M masih menolak pemberian karena jumlahnya hanya Rp 1 juta. "Pada Jumat pagi, tim kami membuntuti lagi, dan menangkap tangan saat sedang bertransaksi Rp 30 Juta," katanya.

    Dalam OTT itu, tim jaksa juga mengamankan oknum rekanan berinisial CT, dan oknum Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Mataram berinisial S. Ketut mengatakan, selain mengamankan uang senilai Rp 30 juta, tim jaksa juga mengamankan satu unit mobil milik M, satu sepeda motor, dan dua buah telepon seluler milik M dan S.

    "Saat ini masih kita periksa. Kami akan mengembangkan apakah dugaan pemerasan ini melibatkan oknum dewan lainnya atau tidak, masih kita kembangkan," ujar dia menambahkan. (*)

    Sumber: republika



     
    Berita Lainnya :
  • Minta Jatah Proyek Sekolah, Anggota Dewan dari Fraksi Golkar Ditangkap
  •  
    Komentar Anda :

     
     
    PILIHAN EDITOR
    Dibuka Romi, 140 Peserta Perebutkan Tropi Andi Putra
    Buka FKI 2017, Ini yang Disampaikan Bupati Wardan Dihadapan Lebih dari 20.000 Masyarakat
    Ini Cerita Rana Hauna Hafizhah Pembawa Baki Bendera Merah Putih
    Mantap! Siswi MIN Pangean Raih Emas Diajang Aksioma Tingkat Nasional
    Muhammad Bakri Ikuti Seleksi Pilar-Pilar Sosial Tingkat Nasional
     
     
    INDEKS BERITA
    1 3 Bendahara Bapenda Riau Ditahan, Rekan Kerja Menyaksikan dengan Isak Tangis
    2 Para Suami Jangan Santai, Waspada Tanda-Tanda Istri Mulai Bosan
    3 45 Warga Mandah Inhil Keracunan Usai Makan di Pesta Pernikahan
    4 Umat Muslim Haram Gunakan Atribut Non-Islam
    5 IPRY Siap Jadi Duta Pariwisata dan Budaya Kuansing
    6 Hasil Evaluasi, Ini Realisasi Fisik dan Keuangan Pemkab Bengkalis Tahun 2017
    7 Duh! Situs Diskominfotik Bengkalis Diretas
    8 Bertemu dengan Kadis Dipersip, Mahasiswa Kuansing di Jogya Dukung Gerakan Ayo Membaca
    9 Seperti Ini Gambaran 2 Fly Over yang Akan Dibangun di Pekanbaru
    10 Mantap!, Bupati Mursini Sebut Kuansing Siap Jadi Tuan Rumah Porprov Riau
     
    Galeri Foto | Advertorial | Indeks
    Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Tentang Kami | Info Iklan
    © 2017 PT. KAPUR MEDIA INDONESIA, All Rights Reserved