www.kapurnews.com
 
Terpidana BLBI Kembalikan Uang Korupsi Rp87 M Secara Tunai, Ini Penampakannya
Kamis, 17-05-2018 - 19:46:04 WIB
Terpidana kasus korupsi BLBI Samadikun Hartono mengembalikan uang pengganti kejahatannya sebesar Rp87 miliar kepada negara, Kamis 17 Mei 2018 (bisnisjakarta.co.id).
TERKAIT:
 
  • Terpidana BLBI Kembalikan Uang Korupsi Rp87 M Secara Tunai, Ini Penampakannya
  •  

    KapurNews.com - Terpidana kasus korupsi Bantuan Likuiditas Bank Indonesia (BLBI) Samadikun Hartono mengembalikan uang pengganti kejahatannya sebesar Rp87 miliar kepada negara, Kamis 17 Mei 2018.

    Artinya, buronan selama 13 tahun ini telah melunasi kewajiban membayar uang pengganti sebesar Rp 169 miliar.

    "Pada hari ini yang bersangkutan telah melunasi dalam arti membayar kali terakhir sebagai pelunasan kewajibannya kepada pemerintah, kepada negara, sebesar RP 87 miliar," kata Kepala Kejaksaan Tinggi DKI Jakarta Tony Spontana dalam keterangan persnya, Kamis 17 Mei 2018.

    Dia menegaskan, saat ini Samadikun Hartono sudah tidak memiliki sangkut paut dengan aset yang disita oleh Kejaksaan. Sebab, telah membayar lunas uang sisa korupsinya.

    "Ini artinya dengan pelunasan dengan kewajiban melunasi uang pengganti berdasarkan putusan pengadilan, ini berarti sudah tidak ada sangkut paut lagi dengan aset-aset yang bersangkutan, sudah selesai kewajiban dia," tegasnya.

    Tony menjelaskan tugasnya saat ini selaku eksekutor menyerahkan uang sisa korupsi tersebut ke negara. Terpidana Samadikun pun saat ini masih berada di Lembaga Permasyarakatan menjalani sisa hukumannya.

    "Namanya kan ini putusan sudah inkrah dan kejaksaan selaku eksekutor telah melakukan eksekusi baik terhadap pidana penjaranya," jelas dia.

    Untuk diketahui, pembayaran uang pengganti ini tertunda 15 tahun. Mahkamah Agung lewat putusannya pada 2003 mewajibkan Samadikun membayar uang pengganti atas kejahatan korupsi BLBI sebesar Rp 169 miliar. Hakim MA juga menghukum Samadikun empat tahun penjara.

    Setelah ditangkap pada 2016 lalu, Samadikun telah membayar uang pengganti sebesar Rp 81 miliar dalam beberapa tahap selama rentang 2016 sampai 2018. Pembayaran uang pengganti korupsi hari ini diserahkan dalam bentuk uang tunai ke Kejaksaan Tinggi Jakarta. Kejaksaan kemudian memasukkannya ke rekening Bank Mandiri di Plaza Mandiri.

    Kejaksaan pun meminta agar koruptor lain yang masih belum membayar uang pengganti kerugian negara untuk melakukan hal serupa. "Ke depan, kami akan inventarisasi lagi terpidana-terpidana yang masih mempunyai tunggakan untuk bayar uang pengganti, akan kami approach, akan kami persuasi," kata Tony.

    Sumber: Republika.co.id




     
    Berita Lainnya :
  • Terpidana BLBI Kembalikan Uang Korupsi Rp87 M Secara Tunai, Ini Penampakannya
  •  
    Komentar Anda :

     
     
    PILIHAN EDITOR
    Dibuka Romi, 140 Peserta Perebutkan Tropi Andi Putra
    Buka FKI 2017, Ini yang Disampaikan Bupati Wardan Dihadapan Lebih dari 20.000 Masyarakat
    Ini Cerita Rana Hauna Hafizhah Pembawa Baki Bendera Merah Putih
    Mantap! Siswi MIN Pangean Raih Emas Diajang Aksioma Tingkat Nasional
    Muhammad Bakri Ikuti Seleksi Pilar-Pilar Sosial Tingkat Nasional
     
     
    INDEKS BERITA
    1 3 Bendahara Bapenda Riau Ditahan, Rekan Kerja Menyaksikan dengan Isak Tangis
    2 Para Suami Jangan Santai, Waspada Tanda-Tanda Istri Mulai Bosan
    3 Umat Muslim Haram Gunakan Atribut Non-Islam
    4 45 Warga Mandah Inhil Keracunan Usai Makan di Pesta Pernikahan
    5 IPRY Siap Jadi Duta Pariwisata dan Budaya Kuansing
    6 Hasil Evaluasi, Ini Realisasi Fisik dan Keuangan Pemkab Bengkalis Tahun 2017
    7 Bertemu dengan Kadis Dipersip, Mahasiswa Kuansing di Jogya Dukung Gerakan Ayo Membaca
    8 Duh! Situs Diskominfotik Bengkalis Diretas
    9 Mantap!, Bupati Mursini Sebut Kuansing Siap Jadi Tuan Rumah Porprov Riau
    10 Seperti Ini Gambaran 2 Fly Over yang Akan Dibangun di Pekanbaru
     
    Galeri Foto | Advertorial | Indeks
    Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Tentang Kami | Info Iklan
    © 2017 PT. KAPUR MEDIA INDONESIA, All Rights Reserved