www.kapurnews.com
 
Kemendikbud Evaluasi Materi Ujian Nasional
Senin, 16-04-2018 - 08:25:14 WIB

TERKAIT:
 
  • Kemendikbud Evaluasi Materi Ujian Nasional
  •  


    KapurNews.com
    - Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Muhadjir Effendy mengatakan pihaknya akan mencari pangkal masalah Ujian Nasional (UN). Terutama soal Matematika yang dinilai sulit oleh siswa.

    "Kami akan segera evaluasi untuk menemukan pangkal masalah UN khususnya soal Matematika," katanya, Minggu 15 April 2018.

    Dia mengakui bahwa soal Matematika untuk UN Sekolah Menengah Atas (SMA) sederajat memang berbeda karena lebih pada Matematika terapan.

    Muhadjir mengakui mulai tahun ini, pihaknya menggunakan soal yang membutuhkan daya nalar tinggi atau "high order thinking skills" (HOTS). Selain itu juga pada tahun ini, untuk pertama kalinya sekitar 10 persen dari soal Matematika adalah isian singkat.

    Pengamat pendidikan dari Eduspec Indonesia, Indra Charismiadji, mengatakan apa yang dilakukan Kemdikbud merupakan langkah berani.

    "Saya bilang berani, karena sebagian besar proses pembelajaran belum mampu membangkitkan daya nalar siswa. Sehingga tidak sesuai antara apa yang diajarkan dan soal yang ada di UN," ujar Indra.

    Hal itu juga, kata Indra, menunjukkan bahwa hasil dari Programme for International Student Assessment (PISA) mengenai kualitas pendidikan di Tanah Air masih perlu diperbaiki.

    Survei yang dilakukan tiga tahun sekali itu mengukur kemampuan anak berusia 15 tahun dalam membaca, matematika dan sains.

    Berdasarkan survei PISA 2015, Indonesia berada pada urutan 66 dari 72 negara untuk kemampuan literasi dengan skor 397. Urutan 65 dari 72 negara untuk kemampuan matematika dengan skor 386 dan urutan 64 untuk sains dengan skor 403.

    "Kualitas pendidikan kita harus terus ditingkatkan, jika tidak mau tertinggal dari negara lain. Jika hanya soal saja yang ditingkatkan tapi tidak dengan kualitas pembelajaran, maka sama saja bohong," imbuh dia.

    Disinggung mengenai banyaknya keluhan siswa akan sulitnya soal UN Matematika, Indra mengatakan bahwa generasi milenial karakternya memang agak lebih mudah menyerah dalam menghadapi tantangan.

    Akan tetapi anak milenial negara lain, diberikan soal-soal HOTS justru tak mengalami masalah.

    "Karena anak-anak di negara lain cara berpikirnya sudah tingkat tinggi yang semuanya dimulai dari proses pembelajarannya," kata Indra. (*)

    sumber: ant/merdeka.com



     
    Berita Lainnya :
  • Kemendikbud Evaluasi Materi Ujian Nasional
  •  
    Komentar Anda :

     
     
    PILIHAN EDITOR
    Dibuka Romi, 140 Peserta Perebutkan Tropi Andi Putra
    Buka FKI 2017, Ini yang Disampaikan Bupati Wardan Dihadapan Lebih dari 20.000 Masyarakat
    Ini Cerita Rana Hauna Hafizhah Pembawa Baki Bendera Merah Putih
    Mantap! Siswi MIN Pangean Raih Emas Diajang Aksioma Tingkat Nasional
    Muhammad Bakri Ikuti Seleksi Pilar-Pilar Sosial Tingkat Nasional
     
     
    INDEKS BERITA
    1 3 Bendahara Bapenda Riau Ditahan, Rekan Kerja Menyaksikan dengan Isak Tangis
    2 Para Suami Jangan Santai, Waspada Tanda-Tanda Istri Mulai Bosan
    3 45 Warga Mandah Inhil Keracunan Usai Makan di Pesta Pernikahan
    4 Umat Muslim Haram Gunakan Atribut Non-Islam
    5 IPRY Siap Jadi Duta Pariwisata dan Budaya Kuansing
    6 Hasil Evaluasi, Ini Realisasi Fisik dan Keuangan Pemkab Bengkalis Tahun 2017
    7 Duh! Situs Diskominfotik Bengkalis Diretas
    8 Bertemu dengan Kadis Dipersip, Mahasiswa Kuansing di Jogya Dukung Gerakan Ayo Membaca
    9 Seperti Ini Gambaran 2 Fly Over yang Akan Dibangun di Pekanbaru
    10 Mantap!, Bupati Mursini Sebut Kuansing Siap Jadi Tuan Rumah Porprov Riau
     
    Galeri Foto | Advertorial | Indeks
    Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Tentang Kami | Info Iklan
    © 2017 PT. KAPUR MEDIA INDONESIA, All Rights Reserved