www.kapurnews.com
 
BPOM Temukan Tiga Merek Mi Instan Mengandung Babi
Minggu, 18-06-2017 - 13:51:35 WIB
Mi instan asal Korea mengandung Babi. ©2017 Merdeka.com
TERKAIT:
 
  • BPOM Temukan Tiga Merek Mi Instan Mengandung Babi
  •  

    KapurNews.com - Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) Republik Indonesia menemukan tiga produk atau merek mi instan asal Korea ternyata mengandung babi. Ketiga merek mi tersebut adalah Samyang, Nongshim, dan Ottogi.

    "Iya benar. Itu dari hasil pengawasan BPOM," ujar Kepala Balai Besar Pengawas Obat dan Makanan (BBPOM) DKI Jakarta Dewi Prawitasari kepada merdeka.com, Minggu (18/6/2017).

    Itu terungkap dari Surat edaran BPOM bernomor IN.08.04.532.06.17.2432 untuk Kepala Balai Besar POM seluruh Indonesia. Hasil pengujian laboratorium menunjukkan ketiga merek mi instan tersebut positif mengandung fragmen DNA spesifik babi.

    "Tidak mencantumkan peringatan 'Mengandung Babi' pada label," seperti tercantum dalam surat BPOM yang dikutip merdeka.com.

    Menurut Dewi, tidak dijelaskan daerah mana saja ditemukan mi dengan kandungan babi tersebut. Menurutnya, belum tentu itu ditemukan di semua provinsi di Indonesia. Khusus Jakarta, pihaknya mengaku belum melakukan pengecekan.

    "Kami belum bisa memastikan di Jakarta. Kan kami baru dapat perintah. Kira-kira Senin akan kita mulai turun."

    Surat tersebut memerintahkan untuk menarik ketiga produk mi instan yang mengandung babi terhitung mulai Kamis (15/6/2017). BPOM telah memerintahkan para importir untuk melakukan penarikan produk-produk dari peredaran.

    "Kami informasikan target pemantauan antara lain di sarana distribusi retail produk yang menjual produk termasuk diantaranya importir distributor, toko, supermarket, hypermarket, pasar tradisional atau sarana yang sering melakukan pelanggaran di wilayah kerja saudara masing-masing," tulis surat itu.

    BPOM Jakarta akan menyasar importir dan distributor yang menyalurkan mi instan asal Korea itu. "Kita tidak ke toko. Kewajiban importir penyalur untuk melakukan penarikan," tegasnya. (*)

    Merdeka.com



     
    Berita Lainnya :
  • BPOM Temukan Tiga Merek Mi Instan Mengandung Babi
  •  
    Komentar Anda :

     
     
    PILIHAN EDITOR
    Dinilai Tak Transfaran, Besaran Dana Program CSR di Kabupaten Siak Perlu Diaudit
    Dizolimi, DPRD Rohil Kecam Pemerintah Pusat
    DPW Permata Riau Dikukuhkan, Suroto: Transmigran Sudah Membaur dengan Masyarakat Tempatan
    HUT ke-31, RDX Juarai Turnamen Futsal CUP III Asperindo Riau
    Menangkan Lukman Edy di Pilgubri 2018, PKB Riau Mulai Susun Strategi
     
     
    INDEKS BERITA
    1 Mantan Bendaharawan Dinas Cipta Karya dan Tata Ruang Kuansing Ditahan
    2 Pembayaran Kekurangan Gaji Tenaga Honorer Pemkab Kuansing Setelah Audit BPK
    3 Astaga! Istri Pergoki Suami Sedang 'Gituan' dengan Mertua
    4 Polisi Selidiki Dugaan Malpraktik Dokter di RS Awal Bros Pekanbaru
    5 Seruu...Inilah Undian Pacu Jalur Hari ke 3 Putaran Pertama di Tupian Rajo Pangean
    6 Bus Intra Masuk Jurang di Minas
    7 Tak Kuat Nanjak, Mobil Dinas Dispenda Masuk Jurang
    8 KPRI Karya Maju PGRI Kecamatan Benai Gelar RAT Tahun Buku 2016
    9 Rencana Pemkab Kuansing Beli Lahan Seperempat Hektare Senilai Rp2 Miliar Dipertanyakan
    10 Rp217 Miliar Dana Provinsi Masuk ke Kuansing
     
    Galeri Foto | Advertorial | Indeks
    Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Tentang Kami | Info Iklan
    © 2017 PT. KAPUR MEDIA INDONESIA, All Rights Reserved