www.kapurnews.com
 
Dua Kebijakan Siak Dijadikan Rujukan dan Contoh Pemerintah Pusat
Kamis, 15-06-2017 - 15:18:25 WIB
Deputi Informasi dan Data KPK RI, Hary Budiarto, saat diterima Wakil Bupati Siak, H Drs Alfedri
TERKAIT:
 
  • Dua Kebijakan Siak Dijadikan Rujukan dan Contoh Pemerintah Pusat
  •  

    KapurNews.com - Dua kebijakan Pemerintah Kabupaten Siak yakni,  masalah sistem pelayanan izin dan pendidikan berkarakter (full day school) menjadi rujukan serta percontohan Pemerintah Pusat.

    Bupati Siak, Drs H Syamsuar MSi, mengatakan,  Deputi Informasi dan Data KPK RI, Hary Budiarto, bertandang ke Siak dan bertemu dengan Wakil Bupati, dalam rangka intergrasi data jaga perizinan di Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kabupaten Siak, Rabu (14/6/2017).

    Dalam pertemuan di ruangan Wakil Bupati tersebut, kata Syamsuar, Pak Hary menyebutkan, selain jaga perizinan juga sudah diaplikasikan sistem jaga rumah sakit termasuk profil dan kondisi tempat tidur on line dengan Kemenkes dan KPK.

    Begitu pula jaga Puskesmas terkait sistem kapitasi dana kesehatan on line dengan BPJS, serta jaga sekolah terkait sistem penerimaan murid baru on line dengan Kemendikbud dan KPK.

    "Bahwa dalam kebijakan itu, Siak dijadikan contoh di Riau dan menjadi rujukan Pemerintah Pusat," ungkap Syamsuar.

    Bahkan dalam pertemuan baru-baru ini di Surabaya yang mengundang bupati/walikota yang ditaja KPK, pimpinan KPK, Basyaria Panjaitan, menyebutkan untuk Sumatera tidak usah jauh-jauh melakukan study banding mengenai sistem pelayanan terpadu online, cukup ke Siak saja.

    Sedangkan terkait kebijakan pendidikan yang sempat heboh,  adanya rencana penghapusan pendidikan agama seiring akan diterapkannya kebijakan sekolah 8 jam sehari, 5 hari sepekan, Kepala Biro Komunikasi dan Layanan Masyarakat Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan, Ari Santoso, mengatakan, bahwa upaya meniadakan pendidikan agama tidak ada di dalam agenda reformasi sekolah sesuai dengan arahan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Muhadjir Effendy.

    "Justru pendidikan keagamaan yang selama ini dirasa kurang dalam jam pelajaran pendidikan agama akan makin diperkuat melalui kegiatan ekstrakurikuler," kata Ari.

    Ari mencontohkan, penerapan penguatan pendidikan karakter telah dilakukan di beberapa kabupaten, salah satunya Kabupaten Siak, Provinsi Riau.  Di kabupaten tersebut memberlakukan pola sekolah sampai pukul 12.00 WIB, lalu dilanjutkan dengan belajar agama bersama para ustadz.  Siswa di Siak mendapatkan makan siang dengan dana yang diambil dari APBD.

    Pendidikan tingkat SMP di Kabupaten Siak, kata Syamsuar, pelajaran kurikulum nasional dimulai pukul 07.30 sampai pukul 14.00 WIB, dengan Salat Zuhur di sekolah masing-masing.

    Selanjutnya, sambung Syamsuar, makan siang siswa diantar oleh orang tua masing-masing. Pada pukul 14.00 WIB para guru SMP pulang dan dilanjutkan pendidikan wustho sampai pukul
    16.00 yang diajar oleh guru wustho.

    Sebelum pulang pada pukul 16.00 WIB, siswa terlebih dahulu shalat Ashar berjamaah.  Sedangkan untuk murid SD pulang sekolah sekitar pukul 12.45 WIB, dan sorenya dilanjutkan belajar di MDA.

    Jika siswa SMP yang beragama Islam, seluruhnya belajar wustho setelah kurikulum nasional, yakni sekitar pukul 14.00 WIB hingga pukul 16.00 WIB.

    "Sedangkan untuk siswa SMA/SMK belum dianjur mengikuti pendidikan pada sorenya karena mereka sudah dibina Dinas Pendidikan Provinsi Riau dan ini merupakan kewenangan Gubernur, bukan bupati," ucap Syamsuar. (kpr/hms/lim)




     
    Berita Lainnya :
  • Dua Kebijakan Siak Dijadikan Rujukan dan Contoh Pemerintah Pusat
  •  
    Komentar Anda :

     
     
    PILIHAN EDITOR
    Dibuka Romi, 140 Peserta Perebutkan Tropi Andi Putra
    Buka FKI 2017, Ini yang Disampaikan Bupati Wardan Dihadapan Lebih dari 20.000 Masyarakat
    Ini Cerita Rana Hauna Hafizhah Pembawa Baki Bendera Merah Putih
    Mantap! Siswi MIN Pangean Raih Emas Diajang Aksioma Tingkat Nasional
    Muhammad Bakri Ikuti Seleksi Pilar-Pilar Sosial Tingkat Nasional
     
     
    INDEKS BERITA
    1 KPU Kuansing Bakal Rekrut Anggota PPK, PPS dan KPPS, Ini Persyaratannya
    2 Para Suami Jangan Santai, Waspada Tanda-Tanda Istri Mulai Bosan
    3 Catat! Panwaslu Kuansing Rekrut Panwascam, Ini Syarat dan Tanggal Pendaftarannya
    4 DPW Permata Riau Dikukuhkan, Suroto: Transmigran Sudah Membaur dengan Masyarakat Tempatan
    5 Inilah 14 Parpol Diterima sebagai Calon Peserta Pemilu 2019
    6 Ditanya Soal RTRW Riau, Ini Tanggapan Presiden Jokowi
    7 Selingkuh, Politisi PDIP Dilaporkan Istri ke MKD
    8 Pria Ini Aktor di Balik Kepindahan Neymar ke PSG
    9 Inilah Daftar Pemenang Pacu Jalur Rayon III Kuantan Hilir
    10 Rasain, Pelaku Begal di Kuansing Babak Belur Dihakimi Massa
     
    Galeri Foto | Advertorial | Indeks
    Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Tentang Kami | Info Iklan
    © 2017 PT. KAPUR MEDIA INDONESIA, All Rights Reserved