www.kapurnews.com
 
KPK Sebut Koruptor Paling Banyak Berpendidikan Master, Sarjana & Doktor
Rabu, 15-05-2019 - 17:02:38 WIB

TERKAIT:
 
  • KPK Sebut Koruptor Paling Banyak Berpendidikan Master, Sarjana & Doktor
  •  


    KapurNews.com - Wakil Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyebut pendidikan tak menjadi patokan seseorang tak melakukan tindak pidana korupsi. Syarif mengatakan, berdasarkan data yang dimiliki KPK, pendidikan strata 2 atau gelar master terbanyak melakukan tindak pidana korupsi.

    "Kalau dari individu-individu yang terjaring korupsi di KPK, strata pendidikan mana yang paling dominan? Para koruptor itu master, disusul oleh sarjana, disusul doktor," ujar Syarif di Gedung ACLC KPK, Rasuna Said, Jakarta Selatan, Rabu (15/5).

    Justru mereka yang berpendidikan Sekolah Menengah Pertama (SMP) dan Sekolah Menengah Atas (SMA) terjerat korupsi lantaran hanya turut serta. Bukan sebagai pelaku utama. "Bahwa yang paling banyak (melakukan korupsi) itu pendidikan tinggi," kata Syarif.

    Maka dari itu, demi meminimalisir tindak pidana korupsi, Syarif berharap pembelajaran tindak pidana korupsi harus dimulai dari dunia pendidikan.

    "Kami berharap pendidikan antikorupsi ini dilakukan bersama-sama seluruh pihak. Serendah-rendahnya sebagai insersi, kemudian sebagai mata kuliah pilihan dan setinggi tingginya sebagai mata kuliah wajib," Syarif berharap.

    Syarif mengatakan, pembelajaran atau matakuliah antikorupsi jangan hanya sekedar teori, tetapi juga harus ada contoh dan keteladanan. Selain itu juga harus dimulai dari diri sendiri.

    "Pendidikan antikorupsi itu gampang secara teori, tapi sulit untuk dilakukan kalau sekitar kita sulit menerimanya. Apalagi kalau diri kita sendiri masih mentolerir hal tersebut," kata dia.

    Hal senada juga disampaikan Wakil Ketua KPK Basaria Panjaitan. Basaria menyindir langkah mahasiswa yang menghasilkan nilai dengan cara mencontek atau cara curang lainnya. Menurut Basaria, itu merupakan bagian dari korupsi.

    "Misalnya, bagaimana supaya mahasiswa tidak mendapatkan nilai dengan cara-cara korupsi. Jadi tata kelola di dalam kampus harus benar-benar baik termasuk para pengajarnya," kata Basaria.

    "Karenanya, para pendidik harus bersih dulu. Sehingga ketika mendidik, tanpa diminta pun mahasiswa akan mengikuti," Basaria menambahkan. (*)

    Sumber: merdeka.com
     




     
    Berita Lainnya :
  • KPK Sebut Koruptor Paling Banyak Berpendidikan Master, Sarjana & Doktor
  •  
    Komentar Anda :

     
     
    PILIHAN EDITOR
    Dibuka Romi, 140 Peserta Perebutkan Tropi Andi Putra
    Buka FKI 2017, Ini yang Disampaikan Bupati Wardan Dihadapan Lebih dari 20.000 Masyarakat
    Ini Cerita Rana Hauna Hafizhah Pembawa Baki Bendera Merah Putih
    Mantap! Siswi MIN Pangean Raih Emas Diajang Aksioma Tingkat Nasional
    Muhammad Bakri Ikuti Seleksi Pilar-Pilar Sosial Tingkat Nasional
     
     
    INDEKS BERITA
    1 3 Bendahara Bapenda Riau Ditahan, Rekan Kerja Menyaksikan dengan Isak Tangis
    2 10 Kepala Daerah di Riau Deklarasi Dukung Jokowi Ditegur Gubernur
    3 Terkait Pemasangan Baliho Mardianto Manan, Ini Penjelasan Koodinator Tim Pemenangan
    4 Pelayanan Kesehatan Amburadul, Mahasiswa Datangi Diskes Inhil
    5 Para Suami Jangan Santai, Waspada Tanda-Tanda Istri Mulai Bosan
    6 Umat Muslim Haram Gunakan Atribut Non-Islam
    7 45 Warga Mandah Inhil Keracunan Usai Makan di Pesta Pernikahan
    8 IPRY Siap Jadi Duta Pariwisata dan Budaya Kuansing
    9 Hasil Evaluasi, Ini Realisasi Fisik dan Keuangan Pemkab Bengkalis Tahun 2017
    10 Duh! Situs Diskominfotik Bengkalis Diretas
     
    Galeri Foto | Advertorial | Indeks
    Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Tentang Kami | Info Iklan
    © 2017 PT. KAPUR MEDIA INDONESIA, All Rights Reserved