Kapur News
Rabu, 17 September 2014
Home / Riau / Kepulauan Meranti
Pemkab Meranti Larang Warga Bakar Lahan
Kapurnews.com | Senin, 18 Maret 2013 14:50 WIB
dilarang_membakar.JPG
kapurnews.com
Kepulauan Meranti, kapurnews.com-Bupati Kepulauan Meranti, Irwan Nasir, mengimbau seluruh perusahaan dan masyarakat, tidak membakar lahan. Karena musim kemarau saat ini rawan terjadinya kebakaran.

"Musim kemarau ini, kebakaran menjadi salah satu ancaman serius bagi daerah kepulauan yang kebetulan terdiri dari tanah gambut. Kepada pengusaha atau perusahaan yang bergerak di bidang perkebunan atau pertanian, agar tidak membakar lahan. Jika itu dilakukan, maka pemerintah akan menindak sesuai ketentuan dan aturan yang berlaku," ujar Bupati Irwan, melalui Kabag Humas, Ery Suhairy.

Dikatakannya, Kepulauan Meranti memasuki musim kemarau lebih cepat dari tahun sebelumnya, sehingga harus hati-hati dan menjadi perhatian seluruh masyarakat. Kebakaran lahan salah satu ancaman serius bagi Kepulauan Meranti saat ini. Sebab tanah di Meranti terdiri dari tanah gambut yang jika kering sangat rentan terbakar.

"Kebakaran bisa terjadi, bukan hanya karena ulah manusia, dari alam berupa sambaran petir juga bisa menimbulkan kebakaran lahan. Untuk itu, kepada berbagai perusahaan yang ada di Meranti, terutama yang bergerak di bidang perkebunan, agar tidak melakukan pembarakan. Larangan pembakaran telah diterbitkan belasan tahun lalu. Baik melalui keputusan Pemerintah Provinsi Riau, maupun keputusan Pemerintah Kabupaten Kepulauan Meranti itu sendiri," terang Ery.

Ditambahkannya, kepada seluruh masyarakat yang mengetahui adanya kebakaran lahan atau hutan maupun semak-semak, agar segera memberitahukan hal itu kepada pemerintah atau pihak Kepolisian. Sebab jika api masih kecil cukup mudah memadamkannya. Namun jika terlambat, akibatnya bisa membahayakan masyarakat.(*hr/knc)


Komentar

© 2011 - 2014 kapurnews.com. All Right Reserved | Redaksi | Contact Us | Info iklan | Website By Web Design